Rutan Kotabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu Yang Disembuyikam Lewat Makanan

# Dibaca: 185 pengunjung
Jajaran Rutan Kotabumi bersama seorang ibu berinisial K.S yang diduga upaya penyelundupan sabu-sabu yang disembunyikan dalam titipan makanan dalam gula.

KRAKATOA.ID, KOTABUMI — Jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotabumi menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu yang disembunyikan dalam titipan makanan dalam gula. Penggagalan itu dilakukan oleh petugas jaga pintu utama (P2U) Rutan Kotabumi, pada Kamis (06/01/2022).

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Wilayah Lampung, Farid Junaidi menyampaikan sangat merespon dengan baik dan mengapresiaisi kinerja jajarannya.

Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kotabumi, Mukhlisin Fardi, menjelaskan kejadian ini terjadi kurang lebih pukul 14.53 WIB, ada seorang ibu berinisial K.S melakukan penitipan makanan untuk anak nya berinisial D.O.

Lalu, lanjut Mukhlisin saat seluruh titipan makanan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diperiksa, ditemukan sejenis barang yang kuat kita dugaan narkotika jenis sabu.

“Iya Rutan Kelas IIB Kotabumi menemukan barang yang diduga kuat adalah narkoba jenis sabu-sabu di dalam titipan makanan Warga Binaan Pemasyarakatan yang dibawa oleh keluarga warga binaan,” tuturnya.

Untuk memastikan hal tersebut apakah benar barang tersebut narkotika jenis sabu Mukhlisin langsung berkoordinasi dengan pihak Polres Lampung Utara khususnya Satnarkoba Lampung Utara dan langsung menyerahkan seorang penitip makanan dan satu WBP serta barang buktinya.

“Ini menjadi komitmen kami semua bahwa tidak ada petugas ataupun WBP bermain-main dengan narkoba,” tegasnya.

Kepala Pengamanan Rutan Kotabumi, Ade Candra Irrawan, menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Polres Lampung Utara terhadap temuan yang di duga sabu-sabu berupa dua paket tersebut.

“Barangnya sudah kami serahkan kepada kepolisian dan penyelidikan kita serahkan sepenuhnya kepada polisi,” katanya.

Pihaknya akan memperketat pengawasan layanan penitipan barang dan makanan dari keluarga WBP, untuk menghindari adanya penyelundupan narkoba ataupun barang terlarang lainnya ke dalam Rutan Kotabumi.

“Tersangka berinisial D.O dan ibunya hanya menangis sambil berpelukan, ketika dibawa oleh pihak kepolisian,” tutup Ade.

Baca Juga :   Analisis Jenjang Karir Kunci Keberhasilan Profesi Perawat

Editor : Robertus Bejo