PPN Wilayah Lampung Kampanyekan Gerakan Makan Telur Pada Kunjungan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Pasar Kangkung Bandarlampung

# Dibaca: 350 pengunjung

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Pinsar Petelur Nasional (PPN) Wilayah Lampung turut berpartisipasi pada pelaksanaan operasi pasar murah barang kebutuhan pokok saat kunjungan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi di Pasar Kangkung, Bandarlampung, Sabtu (12/2/2022).

Ketua Pinsar Petelur Nasional (PPN) Wilayah Lampung, Jenny Soelistiani mengatakan pihaknya melakukan kampanye telur dengan membagi-bagikan telur rebus gratis.

“Gerakan makan telur ini kami lakukan biar peternak nggak tambah terpuruk. Jadi kami mengajak untuk masyarakat dapat mengkonsumsi telur 2 butir setiap hari,” jelas Jenny Soelistiani kepada Krakatoa, di Pasar Kangkung, Bandarlampung, Sabtu (12/2/2022).

Menurut Jenny, peternakan ayam petelur di Lampung mengalami derita yang tiada henti, pada awal tahun 2022 harga telur sempat meningkat namun saat ini merosot lagi.

Ketua Pinsar Petelur Nasional (PPN) Wilayah Lampung, Jenny Soelistiani pada acara operasi pasar murah barang kebutuhan pokok, di Pasar Kangkung, Bandarlampung, Sabtu (12/2/2022).

Dijelaskannya harga saat ini sangat timpang dengan biaya produksi yang harus dikeluarkan, untuk menghasilkan 1 kg telur dibutuhkan biaya Rp 21.000 sampai Rp 22.000 sedangkan harga jual Rp17.000-18.000/kg.

“Jika kondisi ini berlangsung lama akan banyak peternak petelur yang gulung tikar. Saat ini kandang peternak banyak yang kosong karena tidak mampu lagi menanggung kerugian,” jelas Jenny.

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat, konsumsi protein penduduk Indonesia mencapai 62,05 gram per kapita setiap harinya (gram/kap/hari) pada 2020. Jumlah itu turun 1,3% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 62,87 gram/kap/hari, namun jumlah tersebut masih di atas standar kecukupan konsumsi protein yang sebesar 57 gram/kap/hari. Artinya, konsumsi protein masyarakat Indonesia secara umum masih tercukupi setiap harinya. Konsumsi protein asal pangan hewani tercatat sebesar 21,29 gram atau 34,3% pada 2020. Jumlah itu meningkat 1,14% dibandingkan pada 2019 yang mencapai 21,05 gram.

Baca Juga :   Ikuti Vicon Pimpinan Kapolri, Kapolda Lampung : Kawal dan Awasi Distribusi Minyak Goreng di Provinsi Lampung
Paket telur gratis yang dibagikan PPN Lampung pada acara operasi pasar murah barang kebutuhan pokok di Pasar Kangkung, Bandarlampung, Sabtu (12/2/2022).

Konsumsi telur masyarakat Indonesia mencapai 19,9 % dari konsumsi protein hewani. Khusus masyarakat Lampung, konsumsi telur pada tahun 2020 mencapai 7,3 kg/kapita/tahun kalah jauh dibandingkan dengan konsumsi ikan sebesar 20,3 kg/kapita/tahun.

“Kalau dibandingkan harganya telur lebih murah dibandingkan dengan harga ikan. Kondisi bisa dimanfaatkan oleh PPN untuk melakukan kampanye makan telur 2 butir sehari sehingga produksi telur dapat terserap oleh kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Jenny mengakuai PPN sebagai organisasi ayam petelur tidak mungkin bisa berjalan sendirian tanpa dukungan pemerintah dalam rangka melaksanakan kampanye ini. PPN berharap setiap ada momen atau kegiatan yang melibatkan banyak orang selalu menggunakan telur sebagai snack pengganti kue.

“Satu kue seharga Rp6.000 kalo diganti telur bisa didapatkan 3 butir telur,” tandasnya.

PPN berharap dalam keterlibatannya membantu kegiatan pemerintah tidak merugikan peternak sehingga telur bisa dijual sesuai dengan HPP Rp21-22.000/kg, tidak di bawah HPP (mengikuti ketentuan Kementerian Perdagangan).

“PPN selalu berpartisipasi pada kegiatan Pasar Murah yang dilakukan pemerintah dengan harapan produksi telur bisa terserap oleh masyarakat. Kami juga berharap gerakan makan telur yang kami kampanyekan itu masuk di program-program pemerintah misalnya kasih makan telur anak sekolah,” pungkasnya.***