Bentuk Herd Immunity, Wakapolda Lampung Tinjau Vaksinasi di Polresta Balam

# Dibaca: 287 pengunjung

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka percepatan vaksinasi covid-19, guna terbentuk kekebalan komunitas (herd immunity), Polda Lampung melaksanakan vaksinasi serentak selama 3 hari mWakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyantoulai tanggal 23 hingga 26 Maret 2022, serentak di seluruh Polres maupun Polsek jajaran.

Untuk vaksinasi di Kota Bandar Lampung terpusat dilaksanakan di Polresta Bandar Lampung, kegiatan vaksinasi tersebut dipantau langsung oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto didampingi oleh pejabat utama Polda Lampung.

Kegiatan vaksinasi massal secara serentak ini, disaksikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dari pidie Convention Center Kabupaten Pidie Provinsi Aceh, melalui sarana Zoom meeting.

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto mengatakan, hari ini kita melaksanakan pelayanan vaksinasi, di Polresta Bandar Lampung, yang dilaksanakan dari tenaga kesehatan biddokes Polda Lampung, ujar Subiyanto pada hari Sabtu (26/3/2022).

Dalam kegiatan ini kami melibatkan tenaga vaksinator sebanyak 15 orang dan dibantu oleh tenaga medis non vaksinator sebanyak 20 orang, terang Subiyanto.

Jenis vaksin yang digunakan pada hari ini yaitu jenis sinovac, Astrazeneca dan pfizer, dengan target 200 dosis vaksin, sebutnya.

Subiyanto melanjutkan, vaksinasi massal secara serentak, yang berlangsung di Polresta Bandar Lampung dalam rangka mensukseskan program vaksinasi nasional sebagai salah satu bentuk upaya penanggulangan penyebaran covid 19, di Kota Bandar Lampung khususnya.

Saya mengajak seluruh warga Bandar Lampung yang belum melaksanakan vaksinasi dosis pertama, kedua, maupun dosis ketiga (Booster), silakan datang ke gerai-gerai vaksin yang disediakan oleh Polda Lampung.

“Dengan upaya melakukan vaksinasi ini mudah-mudahan kekebalan komunitas di masyarakat dapat terbentuk dan kita dapat mencegah penyebaran penularan covid 19,” tutup Subiyanto.***

Baca Juga :   Polda Lampung Ringkus Mafia Tanah, Berhasil Tipu Korbannya Hingga Milyaran Rupiah