Wujudkan Ekowisata Pesisir dan Lautan DPL Pulau Sebesi, PLN Gandeng Indocarbon dan Institut Pertanian Bogor kembangkan Inovasi Pakan Mandiri dan Fish Aggregation Device

# Dibaca: 143 pengunjung

KRAKATOA.ID, LAMPUNG SELATAN — PLN UPK Tarahan terus menunjukkan komitmen dalam pengelolaan lingkungan hidup dan pengembangan masyarakat. Setelah melakukan peresmian Rumah Apung dan Keramba Jaring Apung di Bulan Oktober 2021, PLN UPK Tarahan kembali menggelontorkan bantuan Program Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Daerah Perlindungan Laut (DPL) Pulau Sebesi.

Pulau Sebesi merupakan pulau yang terletak di Teluk Lampung. Secara administratif Pulau Sebesi berada di wilayah Desa Tejang, Kecamatan Raja Basa Kabupaten Lampung Selatan.

Pulau Ini terdiri dari empat Dusun yaitu Dusun Inpres, Dusun Bangunan, Dusun Regahan Lada dan Dusun Segenom. Pulau yang memiliki luas sekitar 2620 ha ini memiliki panjang pantai sekitar 19.55 km. Ekosistem yang dimiliki di pulau ini adalah ekosistem perairan tropis yang terdiri dari hutan bakau, lamun, dan terumbu karang.

Pulau yang dijadikan model pengembangan daerah perlindungan laut berbasis masyarakat ini, biasa disebut Daerah Perlindungan Laut Pulau Sebesi atau (DPLPS). DPLPS dikelola oleh Badan Pengelola, Daerah Perlindungan Laut, Pulau Sebesi (BPD PLPS) yang beranggotakan masyarakat setempat.

Setelah Rumah Apung Sebesi dan Keramba Jaring Apung (KJA) diresmikan, kini PLN UPK Tarahan akan melanjutkan program pengelolaan keanekaragaman hayati DPL Pulau Sebesi sesuai Road Map yang sudah direncanakan dengan BPDPL Pulau Sebesi. Salah satunya adalah inovasi pembuatan pakan mandiri dari hasil sortir budidaya ikan di keramba jaring apung, dan peningkatan kondisi ekosistem terumbu karang.

Acara Peresmian Inovasi Pembuatan Pakan Mandiri (IP MAN) & Fish Aggregating Device (FAD) ini dihadiri oleh Manager PLN UPK Tarahan, Perangkat Desa Pulau Sebesi, Ketua BPDPL Pulau Sebesi, PT Indocarbon dan Yayasan Mitra Bentala di Ruang Pertemuan Sebesi.

“Khusus untuk peningkatan ekosistem terumbu karang ini, kita mulai dengan menyusun basis data terumbu karang dan setelah itu akan ada penambahan modul tran wesplantasi terumbu karang serta tak lupa juga dengan tetap merawat Fish Aggregating Device (FAD) yang sudah dibuat sebelumnya,” tutur Rizki Setyo Anggoro Selaku Manager Bagian Keuangan & Umum PLN UPK Tarahan, Jumat (29/7/2022).

Baca Juga :   Remaja Tenggelam di Pantai Blebuk Bakauheni Ditemukan Meninggal

Bantuan program Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Daerah Perlindungan Laut Pulau Sebesi ini merupakan program tahun ke tiga yang diberikan oleh PLN UPK Tarahan melalui program TJSLnya.

“Hal ini menunjukan komitmen PLN UPK Tarahan dalam melanjutkan program pengelolaan keanekaragaman hayati daerah laut pulau sebesi yaitu untuk tetap melestarikan lingkungan hidup. Adapun bantuan yang diberikan di tahun 2022 sebesar Rp. 100 juta Rupiah,“ tambah Rizki Setyo Anggoro.

Sementara itu, Ahyar Abu Ketua BPDBPL Pulau Sebesi menyampaikan rasa terima kasihnya pada PLN UPK Tarahan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada segenap PLN UPK Tarahan yang telah memberikan bantuan kepada desa kami. Mulai dari Rumah Apung pada tahun 2021 dan mudah-mudahan program yang diberikan pada saat ini dapat berjalan dengan lancar dapat membantu perekonomian bagi masyarakat di Pulau Sebesi ini, “tutur Ahyar Abu.

Sementara itu, Yuli Tri Setyono selaku Manager UPK Tarahan menyampaikan program lanjutan yang akan dijalankan PT PLN (Persero) UPK Tarahan di Pulau Sebesi.

“Alhamdulillah setelah diresmikannya Rumah Apung Sebesi pada tahun 2021 kemarin, PT PLN (Persero) UPK Tarahan akan melanjutkan program pengelolaan keanekaragaman hayati DPL Pulau Sebesi ini.”

“Beberapa kegiatan seperti pembinaan SDM di sekitar Pulau Sebesi, peningkatan kondisi ekosistem terumbu karang, hingga inovasi pembuatan pakan ikan mandiri menjadi fokus kegiatan di tahun ini. Cita-cita mewujudkan kawasan ekowisata DPL Pulau Sebesi ini menjadi semangat kami untuk terus berkolaborasi dengan BPDPL Pulau Sebesi dalam dalam melaksanakan program ini, “ tutur Yuli Tri Setyono.***