Ponpes Nurul Hayat Mohon Doa Restu dan Bantuannya Dalam Pembangunan Gedung SMK

KRAKATOA.ID, PESAWARAN — Menyiapkan peserta didik agar dapat menjalani kehidupan secara layak. Kemudian meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik dan menyiapkan peserta didik agar menjadi warga negara yang mandiri dan bertanggung jawab serta menyiapkan peserta didik agar memahami dan menghargai adalah tujuan dalam pendidikan formal maupun non formal.

Atas dasar hal tersebut Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hayat, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung berencana mendirikan pendidikan umum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk para santri dan anak yang ingin melanjutkan pendidikan formalnya.

Hasil pantauan awak media pada Jumat (13/01/2023) terbukti dengan adanya banner bertuliskan “Mohon Doa Restu Dan Bantuannya dalam pembangunan Gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Hayat”, terpasang di depan Gedung yang saat ini sedang dalam progres pembangunan.

Ustadz Santa Wijaya Sebagai pengasuh Ponpes yang juga membuka praktek Alternatif Kesehatan Reflexology Totok Syaraf, saat dijumpai di kediamannya menyampaikan bahwa pihaknya dalam merintis Ponpes Nurul Hayat hingga saat ini dengan ikhlas dan penuh semangat untuk beribadah kepada Allah SWT.

“Alhamdulillah hingga sekarang Ponpes Nurul Hayat yang saya rintis ini sekarang mulai ada santri yang menetap dan bersemangat untuk mengkaji Ilmu Agama Islam, yang kita ajarkan kepada para santri selain Tahfidzul Qur’an adalah Akhlakul Karimah,” ucap Abi sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Abi juga berharap bisa secepatnya bangunan SMK Nurul Hayat bisa rampung, sehingga Tahun Ajaran baru untuk siswa SLTA sudah bisa bersekolah di lingkungan Ponpes.

“Kami juga Mohon Doa Restu Dan Bantuannya dalam pembangunan Gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Hayat,” harapnya.

Pengasuh Ponpes Nurul Hayat Ustadz Santa Wijaya : 0813 7972 0292 / 08154016392.***

BACA JUGA :  Sarankan Warga Dirawat di Isoter, Kapolri: Kurangi Risiko Penyebaran dan Fatalitas

Komentar