Unila Kembali Submit Data untuk THE Impact Rankings 2024

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Universitas Lampung (Unila) secara resmi men-submit kembali data pemeringkatan untuk penilaian Times Higher Education Impact Rankings 2024. Submit data dilakukan langsung Rektor Unila Prof. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., didampingi wakil rektor 1, 3, dan 4 Unila di ruang sidang senat lantai dua Rektorat, Jumat, 10 November 2023.

Times Higher Education World University Rankings mencakup 1.904 universitas di 108 negara dan wilayah di dunila yang menilai berdasarkan riset data dengan metodologi mencakup 18 indikator kinerja pada bidang pengajaran, lingkungan penelitian, kualitas penelitian, industri, dan pandangan internasional.

Dikutip dari laman resmi THE WUR, pemeringkatan tahun ini menganalisis lebih dari 134 juta kutipan di 16,5 juta publikasi penelitian dan mencakup tanggapan survei dari 68,402 peneliti di seluruh dunia.

Selain 1.904 institusi pemeringkatan, 769 perguruan tinggi lainnya terdaftar dengan status sebagai “reporter”. Artinya mereka memberikan data namun tidak memenuhi kriteria kelayakan untuk menerima peringkat dan setuju untuk ditampilkan sebagai reporter.

Hadi Prayitno, S.T., M.T., selaku ketua tim Times Higher Education World University Rankings Unila menjelaskan, Unila kini menduduki peringkat 16 pada World University Rankings, peringkat 26 pada THE Impact Rankings dan peringkat 25 pada UniRank (4ICU).

Terdapat beberapa perbedaan pada penyampaian keikutsertaan Unila pada perankingan tahun ini dibandingkan tahun lalu. Dengan keterlibatan setiap unit kerja, baik dari tim fakultas maupun universitas, Unila telah ikut serta pada berbagai topik data yang diajukan untuk perankingan.

Melalui upaya ini, ia optimistis Unila mampu memberikan dampak yang jauh lebih baik kepada masyarakat sejalan dengan upaya Unila mengejar penilaian Times Higher Education Impact Rankings tahun 2024 yang juga lebih baik dari pada tahun sebelumnya.***

BACA JUGA :  Menilik Rakitan Brilian Pak To di Pedalaman Hutan Manfaatkan Mata Air Panas untuk Sumber Energi Listrik