KRAKATO.ID, LISBON (VOA) — Ratusan ribu anak muda dari berbagai negara menyambut Paus Fransiskus dengan meriah pada Kamis (3/8). Mereka mengibarkan bendera negara masing-masing dalam festival Hari Orang Muda Sedunia di Lisbon, ibu kota Portugal. Melalui perayaan itu, mereka menunjukkan dukungan terhadap seruan Paus berusia 86 tahun tersebut untuk mewujudkan inklusivitas dan keadilan ekonomi.
Paus Soroti Dampak Teknologi Virtual
Dalam sambutannya, Paus Fransiskus menyoroti perkembangan teknologi realitas virtual. Menurutnya, teknologi tersebut semakin memengaruhi kehidupan manusia, terutama kaum muda.
“Nama Anda mungkin dikenal, itu ada di jejaring sosial, karya algoritma, yang mengasosiasikannya dengan preferensi, tetapi tidak satu pun dari ini yang menghargai keunikan Anda. Nilai Anda dipakai untuk analisis pasar, berapa banyak logo di balik senyum ramah yang palsu,” kata Paus Fransiskus.
Selanjutnya, ia memperingatkan kaum muda tentang ilusi kedekatan di dunia virtual.
“Kata mereka, mereka tahu siapa Anda, tetapi mereka tidak mengharapkan Anda baik-baik saja. Mereka berpura-pura percaya pada Anda dan bahwa Anda akan menjadi seseorang, tapi setelah itu mereka meninggalkan Anda sendirian ketika tidak ada lagi minat pada Anda. Ini adalah ilusi virtual,” imbuhnya.
Ratusan Ribu Orang Meriahkan Festival
Sementara itu, antusiasme peserta mengingatkan banyak orang pada tahun-tahun awal kepausan Fransiskus, yang telah berlangsung selama satu dekade. Para remaja dan kaum muda memadati taman di pusat Lisbon untuk mengikuti upacara pembukaan festival Katolik tersebut.
Menurut penyelenggara, sekitar 500.000 orang menghadiri upacara pembukaan di Taman Eduardo VII, Lisbon. Acara itu menyuguhkan pertunjukan musik dan tarian. Selain itu, penyelenggara memperkirakan jumlah peserta akan meningkat lebih dari dua kali lipat dalam beberapa hari berikutnya.
Paus Fransiskus mengunjungi Portugal hingga akhir pekan untuk memimpin pertemuan tersebut. Sebelumnya, Santo Yohanes Paulus II menggagas Hari Orang Muda Sedunia pada 1980-an. Ia ingin mendorong kaum muda Katolik memperdalam iman mereka.
Dorong Keadilan Sosial dan Pelestarian Lingkungan
Sebagai seorang Yesuit asal Argentina, Paus Fransiskus meneruskan semangat pendahulunya. Karena itu, ia berusaha menginspirasi generasi muda untuk mendukung ajaran Gereja tentang keadilan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.
Di berbagai negara, kaum muda Katolik mendukung seruan Fransiskus untuk mengurangi ketimpangan ekonomi dan melestarikan lingkungan. Selain itu, mereka bergabung dengan yayasan yang mendapat dukungan gereja serta berbagai gerakan sosial.
Dua gerakan yang menonjol ialah “Ekonomi Fransiskus” dan “Laudato Si’”. Adapun nama gerakan kedua merujuk pada ensiklik yang diterbitkan Paus Fransiskus pada 2015. Melalui dokumen tersebut, Paus mengajak manusia menjaga lingkungan dan merawat bumi.
Dengan demikian, kedua gerakan itu mencerminkan upaya kaum muda Katolik untuk menerapkan ajaran Fransiskus dalam kehidupan sehari-hari.






