KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Tim SAR Gabungan belum menemukan Alfian (6), bocah yang tenggelam di Perairan Teluk Betung, Bandar Lampung, hingga hari kedua pencarian pada Sabtu (27/1/2024).
Petugas memulai operasi pukul 07.00 WIB dengan mengerahkan empat SAR Rescue Unit (SRU). Setiap unit menyisir wilayah perairan yang berbeda untuk mencari keberadaan korban.
Empat SRU Sisir Perairan Teluk Betung
Pada hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan membagi personel menjadi empat SRU. SRU I mengoperasikan RIB 03 Lampung untuk mencari korban menuju Pulau Sebalang.
Sementara itu, SRU II menggunakan perahu karet Basarnas untuk menyisir perairan dari Pulau Tangkil hingga Pulau Condong.
Sekitar pukul 09.00 WIB, tim drone memantau area pencarian dari udara selama 35 menit. Tim tersebut menggunakan perangkat drone pada ketinggian terbang 70 kaki dengan destinasi atau jangkauan yang tercatat mencapai 700 kaki.
Di wilayah lain, SRU III kembali menyisir sekitar lokasi kejadian menggunakan Aqua Eye. Unit ini juga mengoperasikan perahu karet Polairud untuk mencari korban dari Pulau Tangkil hingga Pantai Mutun.
Tim SAR Lanjutkan Penyisiran hingga Sore
Pada pukul 13.10 WIB, SRU IV mengoperasikan perahu karet BPBD untuk menyisir perairan dari sekitar PT LDC Kopi hingga Pulau Tangkil.
Tim SAR Gabungan juga berkoordinasi dengan keluarga korban untuk membahas perkembangan pencarian pada hari kedua.
Memasuki pukul 16.20 WIB, SRU II dan SRU III kembali menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga pukul 17.50 WIB, petugas belum menemukan tanda-tanda keberadaan Alfian.
Tim SAR Jadwalkan Pencarian Lanjutan
Setelah menyelesaikan penyisiran hari kedua tanpa hasil, Tim SAR Gabungan menghentikan operasi sementara. Petugas merencanakan pencarian lanjutan pada Minggu (28/1/2024) pukul 07.00 WIB.
Alfian (6), korban dalam operasi pencarian ini, merupakan anak laki-laki yang tinggal di Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.***






