KRAKATOA.ID, TANGGAMUS — Desa (Pekon) Wisata Kiluan Negeri di pesisir Teluk Kiluan, Kabupaten Tanggamus, Lampung, meraih pencapaian membanggakan dengan masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Pencapaian tersebut sekaligus menjadi kabar positif bagi masyarakat yang terus mengembangkan potensi pariwisata desa.
Kiluan Negeri Masuk 50 Besar ADWI 2024
Dalam ajang tersebut, Kiluan Negeri bersaing dengan desa wisata dari berbagai daerah di Indonesia. Hasil seleksi itu kemudian membuat masyarakat desa semakin optimis untuk mengembangkan potensi pariwisata mereka.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Penggawa Teluk Kiluan, Riko Stefanus, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian Desa Wisata Kiluan Negeri. Menurutnya, hasil tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan wisata.
“Kami sangat bangga bisa masuk 50 besar dalam lomba ADWI 2024, yang diikuti oleh 1611 desa. Dari seleksi ketat itu, Desa Wisata Kiluan Negeri terpilih untuk mewakili Lampung. Setelah ini, kami akan bersaing untuk menentukan pemenang di Jakarta pada 17 November 2024. Desa di Lampung yang masuk hanya Kiluan Negeri,” ujar Riko kepada Krakatoa.id, Jumat (15/11/2024).
Selanjutnya, Riko menjelaskan bahwa Kiluan Negeri mengikuti kompetisi tersebut dalam kategori desa wisata berkembang.
“Kansnya tentu ada, karena kami bersaing dengan desa-desa yang juga sudah sangat siap dalam hal pengelolaan pariwisata. Kami tetap optimis, dan berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pariwisata daerah,” imbuhnya.
Kiluan Negeri Punya Rekam Jejak Pariwisata
Selain mengikuti ADWI 2024, Desa Wisata Kiluan Negeri juga memiliki pengalaman dalam berbagai kompetisi pariwisata. Sebelumnya, desa tersebut meraih sejumlah prestasi di tingkat nasional.
Pada tahun sebelumnya, Kiluan Negeri meraih juara kedua dalam Lomba Wisata Nusantara Kementerian Desa. Tidak hanya itu, desa tersebut juga menempati peringkat keempat dalam lomba Pokdarwis tingkat nasional.
Dengan berbagai pencapaian tersebut, Riko berharap masyarakat semakin terdorong untuk ikut mengembangkan sektor pariwisata.
“Dengan pencapaian-pencapaian tersebut, kami berharap masyarakat di desa semakin termotivasi untuk berperan serta dalam mengembangkan wisata ke depan,” kata Riko.
Teluk Kiluan Tawarkan Beragam Wisata Alam
Sementara itu, keindahan alam Teluk Kiluan menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan. Kawasan tersebut menawarkan perpaduan panorama pegunungan dan pesisir yang menarik.
Selain menikmati panorama alam, wisatawan dapat mengikuti berbagai aktivitas wisata di Desa Wisata Kiluan Negeri. Di antaranya, terdapat wisata lumba-lumba, eksplorasi Pulau Kelapa, Laguna Gayau, serta sejumlah pantai.
Selanjutnya, wisatawan juga dapat mengunjungi Kampung Wisata Talang Mulian. Bagi wisatawan yang menyukai aktivitas bahari, kawasan ini menyediakan pilihan memancing, diving atau selam, dan snorkeling.
Tidak berhenti di sana, Kiluan Negeri juga menawarkan wisata edukasi dan aktivitas menikmati matahari terbenam atau sunset.
Beberapa atraksi unggulan Desa Wisata Kiluan Negeri meliputi:
-
Dolphin Tour atau wisata lumba-lumba
-
Eksplorasi Pulau Kelapa
-
Laguna Gayau
-
Pantai Pasir Putih
-
Pantai Batu Candil
-
Kampung Wisata Talang Mulian
-
Memancing
-
Diving atau selam
-
Snorkeling
-
Wisata edukasi
-
Menikmati sunset
Dengan pilihan tersebut, wisatawan dapat menikmati pengalaman yang memadukan wisata bahari, alam, edukasi, dan aktivitas masyarakat.
Masyarakat Kelola Wisata Kiluan Negeri Sejak 2005
Sejak 2005, masyarakat Kiluan Negeri bersama sejumlah kelompok lokal mengembangkan kegiatan pariwisata di kawasan tersebut. BUMDes Kiluan Sejahtera, Pokdarwis Penggawa, serta masyarakat setempat ikut mengelola potensi wisata.
Selain itu, keterlibatan masyarakat membantu menciptakan suasana yang ramah bagi wisatawan. Warga juga menyediakan berbagai fasilitas akomodasi, termasuk homestay yang mereka kelola sendiri.
Di sisi lain, keterlibatan warga membuat pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada keindahan alam. Masyarakat juga berperan langsung dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung.
Karena itu, pengelolaan berbasis masyarakat menjadi bagian penting dalam perkembangan Desa Wisata Kiluan Negeri.
Teluk Kiluan Perkuat Potensi Wisata Konservasi
Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat posisi Teluk Kiluan melalui penetapan kawasan konservasi perairan. Teluk Kiluan dan wilayah sekitarnya masuk dalam Kawasan Konservasi Perairan Daerah.
Selanjutnya, pemerintah mengembangkan kawasan tersebut sebagai Taman Wisata Perairan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Dengan status tersebut, Teluk Kiluan memiliki landasan konservasi sekaligus pengembangan wisata bahari. Oleh sebab itu, masyarakat dan pengelola dapat terus mengembangkan potensi wisata dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Pada akhirnya, keberhasilan masuk 50 besar ADWI 2024 memberikan motivasi tambahan bagi masyarakat Kiluan Negeri. Ke depan, mereka dapat terus mengembangkan potensi wisata Teluk Kiluan sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga lingkungan.***






