Pendakian Gunung Seminung dan Pesagi Ditutup, BPBD Waspadai Cuaca Ekstrem

KRAKATOA.ID, LAMPUNG BARAT — Cuaca ekstrem berpotensi melanda Lampung Barat. Kondisi tersebut mendorong BPBD Kabupaten Lampung Barat mengambil langkah pencegahan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat merekomendasikan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Seminung dan Gunung Pesagi.

Langkah ini bertujuan mengurangi risiko bencana. BPBD juga ingin melindungi keselamatan para pendaki.

BPBD Hentikan Sementara Pendakian

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Barat, Padang Priyo Utomo, mengatakan pihaknya menghentikan sementara aktivitas pendakian.

Penutupan berlaku mulai 28 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

“Keputusan ini kami ambil setelah menerima informasi dari BMKG. BMKG memperkirakan cuaca ekstrem akan terjadi di wilayah ini,” kata Padang seperti dikutip Krakatau.id, Selasa (31/12/2024).

Padang menyebut hujan lebat sebagai salah satu ancaman. Petir dan angin kencang juga dapat menyertai cuaca tersebut.

BMKG memperkirakan kondisi itu terjadi pada akhir Desember hingga awal Januari.

Antisipasi Longsor dan Banjir

BPBD mengantisipasi berbagai bencana akibat cuaca ekstrem. Hujan deras dapat memicu tanah longsor dan banjir.

Angin kencang juga dapat menyebabkan pohon tumbang. Kondisi tersebut dapat membahayakan pendaki di sepanjang jalur.

Karena itu, BPBD meminta pengelola menghentikan aktivitas pendakian di Gunung Seminung dan Gunung Pesagi untuk sementara.

BPBD Sebarkan Informasi kepada Pendaki

BPBD berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Lampung Barat. Kedua pihak menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat.

Mereka juga mengingatkan wisatawan dan pendaki mengenai potensi cuaca ekstrem.

BPBD meminta calon pendaki memantau kondisi cuaca sebelum berangkat. Pendaki juga perlu mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan gunung.***

BACA JUGA :  Studi Wisata SMA Xaverius Bandarlampung #Part 8 : UMN Kampusnya Selebgram