KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung pendidikan inklusif kembali ditunjukkan melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diikuti para siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) PKK Sukarame, Senin (25/8/2025). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara SLBN PKK Sukarame dengan Puskesmas Sukarame, dan berada di bawah pembinaan Ketua PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari.
Program ini ditinjau langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang turut berinteraksi langsung dengan para siswa dan bahkan ikut membantu proses pemeriksaan.
Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, kesehatan mata, gigi dan mulut, serta telinga. Suasana berlangsung hangat dan akrab saat Wagub Jihan ikut mendampingi anak-anak dalam proses pemeriksaan.
Tak hanya itu, Jihan juga meninjau pusat keterampilan siswa yang memamerkan berbagai hasil karya kreatif seperti tapis, bros, karangan bunga, lukisan, tata busana, hingga kriya kayu. Ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap bakat dan semangat para siswa dalam berkarya.
“Saya bangga melihat semangat dan kreativitas anak-anak di sini. Teruslah berkarya, jangan berhenti berprestasi,” ujar Jihan.
Dalam kunjungannya, Wagub Jihan juga menyempatkan masuk ke ruang kelas dan menyaksikan langsung proses belajar-mengajar. Ia memberikan motivasi kepada para siswa agar terus belajar dan tidak menyerah dalam menghadapi keterbatasan.
“Semoga kehadiran Ibu di sini memberikan semangat bagi anak-anak untuk terus belajar. Tidak boleh ada diskriminasi, semua anak berhak mendapatkan akses pendidikan yang setara,” tegasnya.
Jihan juga berpesan kepada para wali murid bahwa segala bentuk masukan maupun keluhan dapat disampaikan melalui aplikasi Lampung IN sebagai saluran komunikasi resmi dengan Pemerintah Provinsi.
Mengenai program Cek Kesehatan Gratis, Wagub menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi. Provinsi Lampung saat ini berada di peringkat ke-9 nasional dalam pelaksanaan program dan sudah berada di zona hijau. Meski belum ditemukan kendala berarti, Pemprov akan terus meningkatkan sosialisasi agar lebih banyak masyarakat memanfaatkannya.
Sekadar informasi, SLBN PKK Sukarame berdiri sejak tahun 1983 atas inisiatif Ibu Yasir Hadibroto, istri Gubernur Lampung saat itu, dan hingga kini terus eksis serta berkembang dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.***






