KRAKATOA.ID, CANDIPURO — Tim SAR gabungan menemukan Royani (49), salah satu warga yang terseret arus banjir di Lampung Selatan, pada Jumat (28/10/2022). Petugas menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Banjir yang melanda Lampung Selatan menyebabkan dua warga Dusun Tasik, Desa Banyumas, Kecamatan Candipuro, hilang terseret arus. Kedua warga tersebut bernama Royani (49) dan Madarif (57).
Sejak pagi, tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap kedua korban. Petugas membagi tim menjadi tiga SAR Rescue Unit (SRU) untuk menyisir aliran sungai dan area persawahan di sekitar lokasi kejadian.
Pada pukul 06.30 WIB, SRU 1 menyisir aliran sungai menuju hilir. Sementara itu, SRU 2 mencari korban melalui jalur darat di sisi kanan sungai, tepatnya di area persawahan yang terdampak luapan air.
SRU 3 juga melakukan pencarian melalui jalur darat. Tim menyisir sisi kiri aliran sungai dan area persawahan di sekitar lokasi luapan.
Pada pukul 13.00 WIB, tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. Satu SRU menggunakan perahu karet (rubber boat), sedangkan dua SRU lainnya menyisir tepi persawahan.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 13.50 WIB, tim SAR gabungan menemukan Royani dalam kondisi meninggal dunia. Petugas menemukan korban pada koordinat 5°29’16.00″S 105°35’31.00″E, sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.
Setelah menemukan korban, petugas langsung mengevakuasi Royani ke rumah duka.
Korpos SAR Bakauheni, Febri Yanda, segera melaporkan penemuan tersebut kepada Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansah.
“Pukul 13.50 WIB, korban atas nama Royani telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Febri Yanda.***
Tim SAR gabungan masih memiliki satu korban lainnya, yakni Madarif (57), yang sebelumnya hilang terseret arus banjir.***






