KRAKATOA.ID, LAMPUNG BARAT — Aksi terpuji dalam menjaga kelestarian alam kembali diperlihatkan oleh siswa SMA Xaverius Bandar Lampung. Empat siswa dari sekolah ini, E. Gamma Pranadenta, S. Kajen Murakabi, Vinsensius Robet Danuarta, dan Nicolas Yordan Haroan Turnip, telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga kebersihan alam dengan membawa turun sampah dari puncak Gunung Seminung, salah satu destinasi alam terindah di Provinsi Lampung.
Pada 1-2 November 2024 lalu, mereka mewakili sekolah untuk mendaki Gunung Seminung pada acara “51 Tahun Radio Suara Wajar Goes To Seminung Mountain”.
Selain menikmati keindahan alam, mereka juga memiliki misi mulia, yaitu menjaga kebersihan gunung dengan membawa turun sampah yang tertinggal di sepanjang jalur pendakian dan puncak. Hal ini menunjukkan sikap kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian alam.
Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Xaverius Bandar Lampung, E. Gamma Pranadenta, menegaskan bahwa menjaga kebersihan alam adalah bagian dari tanggung jawab setiap pendaki. Dalam wawancaranya, Gamma menyampaikan,
“Membawa turun sampah dari puncak gunung adalah tanggung jawab kita sebagai pendaki untuk menjaga kelestarian alam. Setiap sampah yang kita bawa turun tidak hanya membantu menjaga keindahan gunung, tetapi juga mencegah polusi yang dapat merusak ekosistem dan mengganggu kehidupan satwa liar. Dengan mematuhi prinsip ‘Take nothing but pictures, leave nothing but footprints,’ kita ikut berkontribusi untuk memastikan bahwa generasi mendatang juga bisa menikmati keindahan alam yang sama. Menghormati alam berarti juga menjaga kebersihannya,” kata Gamma saat berbincang dengan Krakatoa.id di Bandar Lampung, Jumat (15/11/2024)
Aksi ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, mengingat semakin banyaknya sampah yang tertinggal di berbagai destinasi wisata alam, termasuk gunung.
Dalam beberapa tahun terakhir, Gunung Seminung, seperti banyak gunung lainnya, juga menghadapi masalah sampah yang ditinggalkan oleh pendaki. Namun, dengan langkah yang diambil oleh siswa SMA Xaverius ini, mereka berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk turut serta menjaga kebersihan alam.
Tidak hanya sekadar mendaki, mereka juga mengajak teman-teman dan masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan alam, tidak hanya saat berkunjung ke gunung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan aksi sederhana ini, para siswa membuktikan bahwa kepedulian terhadap alam bukan hanya milik orang dewasa, tetapi juga bisa dimulai dari generasi muda.***






