KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG -– Menyambut perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung mengeluarkan seruan damai untuk menjaga keamanan dan kerukunan antar umat beragama di wilayah tersebut.
Ketua FKUB Lampung, Prof. Dr. HM. Bahruddin, M.A., mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Lampung agar memelihara semangat toleransi dan menjaga suasana aman serta damai selama perayaan kedua momen penting tersebut.
Dalam seruannya yang disampaikan pada hari Jumat, 22 Desember 2024, Prof. Bahruddin menekankan bahwa beragama dan beribadah merupakan hak asasi yang paling mendasar bagi setiap warga negara Indonesia. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar setiap individu memiliki hak konstitusional untuk merayakan hari besar agama masing-masing dengan bebas.
“Berkenaan dengan hari raya Natal 25 Desember 2024 dan Tahun Baru 1 Januari 2025, FKUB Provinsi Lampung menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap menjaga semangat toleransi. Mari saling menghormati dan memberi kesempatan kepada umat Kristiani untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dalam suasana yang aman dan damai,” kata Prof. Bahruddin.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama sebagai pilar utama dalam membangun kerukunan nasional. Dalam rangka itu, ia menyerukan agar seluruh umat beragama di Lampung turut berperan serta dalam menciptakan suasana kondusif di masyarakat, tanpa terpengaruh oleh provokasi yang dapat merusak keamanan dan ketertiban.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, mari kita jaga bersama keamanan dan kerukunan. Jangan mudah terprovokasi, dan hindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau indikasi adanya potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada aparat keamanan terdekat,” tambah Prof. Bahruddin.
FKUB Lampung berharap dengan terciptanya suasana yang damai, seluruh umat beragama di provinsi ini dapat merayakan momen Natal dan Tahun Baru dengan khusyuk, tanpa gangguan. Dengan semangat saling menghargai, diharapkan kerukunan antar umat beragama di Lampung dapat semakin terjaga, sehingga Lampung tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan penuh toleransi.
Menjaga Kedamaian Bersama
Seruan damai ini menjadi pengingat pentingnya peran setiap individu dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama dalam menghadapi perayaan besar yang dapat melibatkan banyak orang. Melalui toleransi dan rasa saling menghormati, diharapkan masyarakat Lampung dapat merayakan perayaan Natal dan Tahun Baru dengan penuh kedamaian dan kebersamaan.
FKUB Lampung juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bekerja sama dengan aparat keamanan agar tercipta suasana yang aman, nyaman, dan tertib selama perayaan. “Mari kita jadikan Natal dan Tahun Baru sebagai momen untuk mempererat tali persaudaraan dan menjaga keharmonisan hidup bersama,” tutup Prof. Bahruddin.***






