KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG -– Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela, hari ini menyampaikan pidato perdana mereka dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung, dengan memaparkan visi dan misi pembangunan untuk lima tahun mendatang.
Dalam pidatonya, Gubernur Mirza menegaskan komitmennya untuk mengarahkan Lampung menuju visi besar, yaitu “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”, yang akan terwujud melalui kerja keras yang produktif, aktif, inovatif, dan kolaboratif. Menurutnya, pencapaian visi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif dari masyarakat dan dunia usaha.
Gubernur Mirza menguraikan tiga misi utama yang akan dijalankan selama masa jabatannya, yakni:
- Mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif.
- Memperkuat sumber daya manusia yang unggul dan produktif.
- Meningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, berkelanjutan, serta memperbaiki tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.
Misi-misi tersebut, menurutnya, harus dijalankan secara terpadu agar Provinsi Lampung tidak hanya dapat bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Lampung adalah menghadapi bonus demografi pada 2030, yang diprediksi akan menyentuh angka 6,7 juta jiwa usia produktif. Gubernur Mirza mengingatkan bahwa meskipun hal tersebut memberikan peluang besar, jika tidak dikelola dengan baik, bonus demografi bisa menjadi beban, bukan berkah.
Namun, di balik tantangan tersebut, potensi sumber daya alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis membuka peluang besar bagi provinsi ini untuk menjadi pusat investasi, industri, serta destinasi pariwisata baik nasional maupun internasional.
Meski memiliki potensi besar, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Lampung masih menghadapi beberapa persoalan serius, antara lain tingkat pertumbuhan ekonomi yang hanya 4,57 persen, tingkat kemiskinan yang lebih tinggi dari rata-rata nasional, serta angka pengangguran terbuka yang mencapai 4,19 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung yang baru mencapai 73,13 juga masih berada di bawah rata-rata nasional.
Untuk itu, Gubernur mengajak semua pihak untuk berkolaborasi secara aktif dalam mengatasi masalah ini. “Perbaikan ini memerlukan kerja keras bersama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Kami berharap seluruh komponen pembangunan, khususnya DPRD Provinsi Lampung, dapat bekerja bersama mewujudkan kemajuan ini,” ujarnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang akan diprioritaskan, terutama untuk mendukung sektor pertanian, ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui akses yang lebih baik terhadap teknologi dan pasar. Selain itu, ia menyebutkan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Di sektor pendidikan, Gubernur Mirza berkomitmen untuk memastikan setiap anak di Lampung mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan dapat membentuk karakter yang baik. Hal ini sejalan dengan visi membangun sumber daya manusia yang unggul. Selain itu, sektor kesehatan juga menjadi fokus dengan upaya untuk memastikan layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih merata bagi seluruh masyarakat.
Selain itu, Gubernur Mirza menekankan perlunya optimisasi potensi lokal untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, ini adalah langkah penting agar Lampung tidak hanya bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat, tetapi juga mandiri dalam pembiayaan pembangunan.
Di penghujung pidatonya, Gubernur Rahmat Mirza mengajak seluruh masyarakat dan aparatur pemerintahan untuk bahu-membahu dalam mewujudkan visi besar pembangunan Provinsi Lampung. Ia juga mengajak DPRD Provinsi Lampung untuk mendukung kebijakan pembangunan yang akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang harus disusun dalam enam bulan mendatang.
Gubernur bersama Wakil Gubernur Jihan menegaskan tekad mereka untuk menjalankan amanah ini dengan sepenuh hati demi kesejahteraan masyarakat Lampung. “Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat untuk menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab,” kata Gubernur.
Pada akhirnya, Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung mengucapkan terima kasih kepada DPRD dan masyarakat Lampung atas kepercayaan yang diberikan kepada mereka. “Mari kita terus bekerjasama demi Lampung yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tutupnya.***






