KRAKATOA.ID, PESAWARAN — Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus mendukung percepatan pembangunan desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan. Dukungan itu ditegaskan Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., saat mendampingi kunjungan Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno, S.E., M.M.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) di Aula Kantor Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, Rabu (4/3/2026). Dalam agenda itu, rombongan meninjau perkembangan pembangunan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan TMMD.
Pemkab Pesawaran Perkuat Sinergi dengan TNI
Bupati Nanda Indira menghadiri kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat Pemkab Pesawaran. Rombongan mencakup Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Kominfotiksan, Plt. Kepala Dinas PRKP, Plt. Kepala Dinas PUPR, Plt. Kepala Dinas Perhubungan, Kabag Prokopim, serta Camat Way Khilau.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan TMMD. Selain itu, koordinasi lintas perangkat daerah membantu menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut Nanda, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.
“TMMD adalah bentuk kolaborasi nyata antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Kami di Pemkab Pesawaran tentu sangat mengapresiasi dan mendukung penuh program ini,” ujar Bupati.
Progres Pembangunan Fisik TMMD Ke-127
Dalam kegiatan Wasev, Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno bersama rombongan memeriksa sejumlah pekerjaan fisik di Desa Tanjung Rejo. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa beberapa proyek telah mencapai progres yang cukup tinggi.
Berikut rincian pembangunan fisik TMMD Ke-127:
- Jalan rabat beton: sepanjang 666 meter dengan progres 73,5 persen.
- Talud: sepanjang 540 meter dengan progres 88,8 persen.
- Sumur bor: pembangunan satu unit.
- Rumah tidak layak huni (RTLH): rehabilitasi lima unit dengan progres antara 50 hingga 100 persen.
Nanda menilai berbagai pekerjaan tersebut sejalan dengan prioritas pembangunan daerah. Jalan yang memadai dapat membuka akses pertanian sekaligus memperlancar mobilitas warga.
Di sisi lain, pembangunan talud mendukung penataan lingkungan. Rehabilitasi rumah juga membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat penerima manfaat.
TMMD Dukung Peningkatan Kualitas SDM
TMMD turut menghadirkan kegiatan nonfisik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pemkab Pesawaran mendukung penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, edukasi kesehatan, dan berbagai program sosial lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, program TMMD tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga mendorong kemandirian warga.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan mental, karakter, dan kemandirian masyarakat. TMMD telah menghadirkan keduanya secara terpadu,” tambah Nanda.
Waaster Panglima TNI Tekankan Efisiensi Anggaran
Sementara itu, Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno menekankan pentingnya efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran. Ia meminta tim pelaksana memastikan setiap kegiatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain menjaga kualitas pekerjaan, pelaksana TMMD perlu menyelesaikan seluruh kegiatan sesuai jadwal. Karena itu, pengawasan dan evaluasi berperan penting dalam menjaga pencapaian target program.
TMMD Ke-127 dijadwalkan berakhir pada 11 Maret 2026. Panitia merencanakan penutupan kegiatan di Lapangan Sepak Bola Glora Muda, Desa Gunung Sari.
Pemkab Pesawaran Harapkan Kolaborasi Berlanjut
Pemkab Pesawaran berharap kerja sama dengan TNI terus berlanjut setelah TMMD Ke-127 berakhir. Kolaborasi tersebut dapat membantu pemerintah mempercepat pembangunan desa secara berkelanjutan.
Dengan dukungan berbagai pihak, pembangunan infrastruktur diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pada akhirnya, upaya tersebut dapat mendorong kesejahteraan masyarakat di Bumi Andan Jejama.***






