KRAKATOA.ID, PESAWARAN – Pembangunan rumah melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan warga Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau. Salah satu penerima manfaat, Suhono, kini bisa menempati rumah baru yang lebih aman dan layak, Senin (2/3/2026).
Suhono, yang hidup sebatang kara, sebelumnya tinggal di rumah tua yang keropos. Saat hujan deras disertai angin kencang, rumahnya bahkan sempat roboh. Kini, berkat kerja sama tim Satgas TMMD dan warga, rumahnya berdiri lebih kokoh, memberikan rasa aman dan nyaman.
“Saya sebatang kara, rumahnya memang sudah tua, jadi waktu angin kenceng dan hujan deras kemarin rumah saya roboh,” ungkap Suhono. Ia pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang membantu. “Semoga membawa berkah untuk kita semua,” tambahnya.
Tak hanya Suhono, pembangunan rumah warga lainnya juga berjalan dengan progres beragam. Rumah milik Khoirul Anwar sudah memasuki tahap pengecatan dinding, rumah Bapak Ngadino sedang diperkuat strukturnya melalui pengecoran slop atas dan pemasangan kusen, sementara rumah Ibu Yusmawati dan Bapak Heri tengah dikerjakan plester dinding dan pemasangan kusen. Rumah Ibu Siti Hamdiah juga sudah memasuki tahap pengacian dinding luar sebelum pengecatan akhir.
Seluruh pembangunan ini dilakukan secara gotong royong antara Satgas TMMD dan warga setempat, menunjukkan sinergi yang erat antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan hunian yang layak, aman, dan nyaman. Program ini tidak hanya memperbaiki fisik rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan rasa aman bagi masyarakat Desa Tanjung Rejo.
Dengan model pembangunan yang melibatkan warga secara langsung, TMMD ke-127 menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial bisa berjalan selaras dengan pembangunan fisik, menjadikan rumah baru sebagai simbol harapan dan keberlanjutan kualitas hidup di desa.***






