KRAKATOA.ID, PESAWARAN – Bukan sekadar pengajian, Pengajian Akbar Al-Hidayah Kabupaten Pesawaran yang digelar di Masjid Islamic Center, Kecamatan Gedong Tataan, Senin (2/3/2026), menonjolkan sisi kepedulian sosial dengan menyalurkan santunan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran, Nanda Indira B..
Mengusung tema “Al-Hidayah Berbagi, Sucikan Hati dengan Santunan”, acara tersebut menjadi agenda tahunan yang memadukan penguatan nilai keislaman dengan aksi nyata berbagi. Sebanyak 102 paket sembako disalurkan secara simbolis kepada anak yatim dan kaum dhuafa, menjadi bukti nyata kepedulian organisasi keagamaan terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Pengajian Akbar Al-Hidayah Kabupaten Pesawaran, Halimah Zakaria, mengatakan kegiatan ini rutin digelar setiap tahun sebagai sarana menebar kebaikan sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah.
“Kami berharap bantuan ini bermanfaat dan menjadi ladang pahala bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.
Kegiatan juga diisi tausiah oleh KH. Endang Zainal Khaidir yang mengingatkan jamaah untuk memaknai Ramadan sebagai bulan penyucian hati, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Turut hadir jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton, Plt. Kabag Kesra, Camat Gedong Tataan, Ketua Himpunan Majelis Taklim se-Kabupaten Pesawaran, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.
Bupati Nanda Indira memberikan apresiasi atas konsistensi Al-Hidayah dalam mendukung program sosial pemerintah daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga sosial dan para dermawan, untuk memanfaatkan bulan suci ini sebagai momentum berbagi.
Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah di tengah dinamika global dan senantiasa berdoa demi kebaikan daerah dan bangsa.
“Semoga kegiatan kita hari ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” harapnya.
Dengan kombinasi pengajian dan santunan, kegiatan ini diharapkan semakin menumbuhkan semangat solidaritas, memperkuat kebersamaan, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum kepedulian sosial yang berkelanjutan di Kabupaten Pesawaran.***






