Tak Hanya Bangun Jalan, TMMD ke-127 di Way Khilau Sentuh RTLH, Sumur Bor hingga Penyuluhan Sosial

KRAKATOA.ID, PESAWARAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 di Kecamatan Way Khilau tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyasar persoalan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini diharapkan memberi dampak menyeluruh bagi warga desa.

TMMD yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0421/Lampung Selatan resmi dibuka di Lapangan Desa Gunung Sari, Selasa (10/2/2026). Program ini akan berlangsung hingga 11 Maret 2026 dan dipusatkan di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, dengan melibatkan 214 personel.

Dandim 0421/Lampung Selatan, Letkol Kav M. Nuril Ambiyah, menjelaskan bahwa sasaran fisik mencakup pembangunan jalan rabat beton sepanjang 666 meter, pembangunan talud 540 meter, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan lima unit sumur bor untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat.

Namun lebih dari itu, TMMD ke-127 juga dirancang menyentuh aspek nonfisik yang dinilai sama pentingnya. Berbagai penyuluhan digelar, mulai dari wawasan kebangsaan dan bela negara, sekolah ramah anak, peternakan dan perikanan, hingga edukasi bahaya judi online, pornografi, narkoba, serta penyuluhan hukum dan lingkungan hidup.

Rangkaian pembukaan turut diisi kegiatan sosial seperti pelayanan kesehatan dan sunatan massal, pelayanan KB dan pencegahan stunting, donor darah, pendampingan UMKM, penyuluhan toleransi antarumat beragama disertai bantuan Al-Qur’an, serta penyaluran bantuan ketahanan pangan dan peralatan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT).

Bupati Pesawaran, Nanda Indira B., yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Ia menyebut program ini sebagai bentuk percepatan pembangunan desa yang sejalan dengan tema tahun ini, “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

BACA JUGA :  Nelayan Tanjung Ratu Terseret Arus di Pantai Sebalang, Tim SAR Turun Laksanakan Pencarian

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya bergantung pada TNI, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan perangkat daerah agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan dalam jangka panjang.

Dengan pendekatan fisik dan nonfisik yang berjalan beriringan, TMMD ke-127 diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan desa, meningkatkan kualitas hidup warga, serta mempererat sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat di Way Khilau.***