Data Lulusan Sekolah Jadi Kunci Baru, Lampung Genjot IPM Lewat Inovasi RMD-Ku

KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mengubah strategi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan menjadikan data lulusan sekolah sebagai basis utama pembaruan data kependudukan. Pemprov Lampung menjalankan inovasi RMD-Ku (Rampung Pendidikan Mendapatkan Dokumen Kependudukan) untuk mengintegrasikan data pendidikan langsung ke Kartu Keluarga (KK).

Data Lulusan Sekolah Jadi Fokus Utama IPM

Pemprov Lampung menilai akurasi data pendidikan sebagai faktor penting dalam peningkatan IPM. Banyak lulusan SMA, SMK, dan SLB belum tercatat dengan benar dalam dokumen kependudukan, sehingga sistem statistik belum menangkap capaian pendidikan secara optimal.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan ketidaksinkronan data membuat capaian pendidikan tidak tergambarkan secara utuh.

“Kalau data tidak sinkron, capaian pendidikan tidak akan terlihat maksimal. Karena itu kami mendorong integrasi data lewat RMD-Ku,” ujarnya.

Disdukcapil dan Disdikbud Percepat Integrasi Data

Pemprov Lampung menguatkan kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama di Kantor Gubernur Lampung, Senin (4/5/2026).

Melalui RMD-Ku, sekolah mengirimkan data lulusan, Disdikbud memverifikasi data tersebut, lalu Disdukcapil memperbarui data pada KK sesuai domisili siswa.

Sistem ini mempercepat pembaruan data tanpa menunggu masyarakat mengurus secara manual.

IPM Lampung Masih Perlu Dikejar

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat IPM Lampung berada di angka 73,98 dan menempatkan provinsi ini di peringkat ke-27 nasional. Salah satu tantangan utama berasal dari rata-rata lama sekolah yang baru mencapai 8,61 tahun atau setara kelas II SMP.

Pemprov Lampung menilai kondisi tersebut muncul bukan hanya karena akses pendidikan, tetapi juga karena data pendidikan belum diperbarui secara konsisten di dokumen kependudukan.

BACA JUGA :  Pj Sekdaprov Lampung Pimpin Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-53, Sampaikan Amanat Presiden RI

“Banyak warga sudah lulus sekolah, tetapi belum memperbarui datanya di KK. Ini yang kami benahi,” kata Marindo.

RMD-Ku Perbaiki Penyaluran Bantuan Pendidikan

Pemprov Lampung menargetkan RMD-Ku mampu memperbaiki akurasi penyaluran bantuan pendidikan seperti BOS, BOSDA, dan beasiswa.

Dengan data yang lebih akurat, pemerintah menyalurkan bantuan secara lebih tepat sasaran.

“Kalau data tepat, bantuan juga tepat. Dampaknya langsung terasa pada ekonomi keluarga,” ujar Marindo.

Perkuat Kebijakan Berbasis Data

Kepala Disdukcapil Provinsi Lampung, Lukman, menjelaskan bahwa RMD-Ku memperkuat integrasi data pendidikan dalam sistem kependudukan.

Ia mengatakan program ini juga mendukung target kepemilikan KTP elektronik 100 persen serta percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“RMD-Ku membuat data pendidikan, kependudukan, dan kemiskinan lebih akurat sehingga pemerintah bisa menyusun kebijakan yang lebih tepat,” ujarnya.

Lampung Bangun Sistem Data Pendidikan Terpadu

Melalui RMD-Ku, Pemprov Lampung membangun sistem data pendidikan terpadu yang langsung menghubungkan sekolah dengan data kependudukan. Pemerintah menargetkan sistem ini mempercepat peningkatan IPM sekaligus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah.***