KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung sekaligus Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung, Jihan Nurlela, menantang Gerakan Pramuka UIN Raden Intan Lampung untuk merobohkan stigma kuno. Dalam era modern ini, Pramuka wajib bertransformasi menjadi wadah pengembangan karakter berbasis digital demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Jihan membeberkan tantangan tersebut saat melantik Pengurus Mabigus dan Pembina Gugus Depan UIN Raden Intan Lampung di Gedung Balai Keratun, Jumat (7/8/2026). Menurutnya, pengurus baru memikul tanggung jawab besar untuk membentuk kepemimpinan pemuda yang adaptif, cerdas, serta berintegritas tinggi.
“Jadikan pengabdian di Gerakan Pramuka sebagai ladang melahirkan generasi penerus bangsa yang siap menjawab tantangan zaman,” tegas Jihan.
Pendidikan Karakter Jadi Benteng Utama Lawan Dampak Negatif Teknologi
Di tengah gempuran informasi digital, Jihan menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak cukup hanya bersumber dari ruang kuliah formal. Oleh karena itu, Pramuka menyajikan ruang belajar terbuka lewat pengabdian masyarakat serta olah ketangkasan lapangan.
Bahkan, aktivitas kepramukaan terbukti efektif menanamkan nilai disiplin, kepedulian sosial, serta gotong royong. Dengan demikian, para mahasiswa memiliki benteng moral yang kokoh sehingga tidak gampang tergerus persoalan sosial.
Gerakan Pramuka Wajib Tampil Keren, Kreatif, dan Modern
Guna merangkul Gen Z dan Gen Alpha, Jihan mendesak seluruh jajaran pengurus untuk mengemas citra (branding) Pramuka menjadi lebih kekinian. Sebab, organisasi harus mampu menyajikan kegiatan yang menyenangkan tanpa mencabut akar nilai Trisatya serta Dasa Dharma.
Selain itu, strategi transformasi ini sejalan dengan tema Hari Pramuka ke-65 dalam mendukung kemandirian pangan nasional. Pada akhirnya, Pramuka kampus siap menjadi motor penggerak utama dalam mencetak SDM unggul berdaya saing global.
UIN Raden Intan Lampung Siap Cetak Pemimpin Berwawasan Global
Merespons arahan tersebut, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Wan Jamaluddin, memastikan dukungan penuh kampus untuk menggenjot pembinaan Pramuka. Sebab, kampus ingin memberi ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengasah bakat kepemimpinan serta kreativitas.
Terlebih lagi, raihan Akreditasi A yang mengait pada tata kelola Pramuka UIN Raden Intan menjadi bukti nyata kualitas pembinaan mereka. Ke depan, kampus akan terus memadukan nilai keislaman, kearifan lokal Lampung, serta wawasan internasional dalam setiap program kepemudaan.***






