Parade Literasi Lampung, Siswa SMA Xaverius Belajar Public Speaking

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Berani berbicara di depan umum bukan hanya soal bakat. Siswa bisa mengasah kemampuan tersebut melalui latihan yang konsisten. Pesan ini mengemuka dalam kegiatan Parade Literasi di SMA Xaverius Bandar Lampung, Kamis (15/10/2026).

Balai Bahasa Provinsi Lampung bersama Ikatan Duta Bahasa Provinsi Lampung menggelar kegiatan tersebut untuk memperingati Bulan Bahasa. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas 45 siswa dan lima guru.

Parade Literasi Lampung mengajak generasi muda meningkatkan budaya membaca dan keterampilan berbahasa. Kegiatan ini juga mendorong siswa menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.

Di tengah tren penggunaan bahasa asing di media sosial, kegiatan ini mengingatkan siswa agar tetap bangga menggunakan bahasa Indonesia. Mereka juga perlu menjaga bahasa daerah dan mempelajari bahasa asing untuk menghadapi tantangan global.

Balai Bahasa Lampung Ajak Generasi Muda Utamakan Bahasa Indonesia

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Xaverius Bandar Lampung, Florentina Olivia Dewi, membuka kegiatan dengan ajakan kepada para siswa. Ia mendorong mereka memanfaatkan Parade Literasi untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum. Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan bahasa yang baik dan benar.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung, Drs. Muhammad Kuis, M.Hum., menyampaikan materi kebijakan bahasa. Ia menekankan tiga prinsip utama: mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.

Muhammad Kuis menjelaskan peran bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa. Karena itu, generasi muda perlu menggunakan bahasa Indonesia sesuai situasi dan konteks komunikasi.

Dalam situasi formal, siswa perlu memperhatikan kaidah bahasa baku. Mereka juga harus menjaga keberadaan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

BACA JUGA :  SMA Xaverius Bandar Lampung Raih Juara 2 di Storytelling SEESPA English Olympics di Universitas Sriwijaya, Palembang

Sementara itu, kemampuan berbahasa asing membantu siswa menghadapi persaingan global. Ketiga prinsip tersebut mendorong generasi muda menggunakan setiap bahasa sesuai fungsinya.

Duta Bahasa Lampung Ungkap 3 Kunci Public Speaking

Ketua Ikatan Duta Bahasa Provinsi Lampung, Welsen Ananda Putra, membawakan materi keterampilan wicara publik atau public speaking. Ia menjelaskan pentingnya kemampuan komunikasi bagi siswa yang aktif berorganisasi.

Menurut Welsen, siswa perlu menguasai tiga kompetensi utama. Ketiganya meliputi komunikasi, manajerial, dan pemahaman administrasi.

Dalam sesi tersebut, Welsen memperkenalkan konsep 3V dalam komunikasi. Konsep ini mencakup verbal, voice, dan visual.

Unsur verbal berkaitan dengan materi dan gagasan yang disampaikan pembicara. Unsur voice mencakup intonasi, nada, artikulasi, dan volume suara. Sementara itu, unsur visual meliputi bahasa tubuh, kontak mata, dan ekspresi wajah.

Ketiga unsur tersebut membantu pembicara menyampaikan pesan secara efektif. Audiens pun lebih mudah memahami gagasan yang disampaikan.

Welsen juga membagikan cara mengatasi rasa gugup. Siswa perlu menyiapkan materi, berlatih secara rutin, dan menggunakan bahasa tubuh yang tepat. Ia mengingatkan peserta agar tidak meragukan kemampuan diri sebelum mencoba.

Duta Bahasa 2025: Public Speaking Bisa Dilatih

Fahza Aditia Arif, Duta Bahasa Provinsi Lampung tahun 2025, menutup rangkaian kegiatan dengan pesan tentang pentingnya latihan. Ia menegaskan bahwa kemampuan public speaking bukan semata-mata bakat.

Menurutnya, siapa pun dapat mengembangkan keterampilan berbicara melalui latihan berkelanjutan. Keberanian untuk mencoba juga menjadi langkah awal yang penting.

Seorang pembicara perlu menyampaikan materi secara jelas. Dengan begitu, audiens dapat memahami pesan yang ingin ia sampaikan.

Peserta Parade Literasi pun merasakan manfaat kegiatan tersebut. Dabby Cherryn Hans, Duta Perpustakaan SMA Xaverius Bandar Lampung, mengaku memperoleh wawasan baru tentang penggunaan bahasa dan public speaking.

“Kegiatan ini sangat mengesankan bagi saya. Dari materi yang disampaikan, saya mendapatkan banyak pengetahuan baru yang sebelumnya tidak saya ketahui. Kegiatan ini juga menambah pengalaman dan wawasan saya, terutama dalam memahami penggunaan kata yang baik dan public speaking yang benar,” tutur Dabby.

BACA JUGA :  SMA Xaverius Bandar Lampung Merayakan Paskah Bersama dengan Penuh Sukacita

Parade Literasi Dorong Budaya Baca dan Kepercayaan Diri Siswa

Melalui Parade Literasi Lampung, Balai Bahasa Provinsi Lampung dan Ikatan Duta Bahasa Provinsi Lampung berharap siswa semakin gemar membaca. Keduanya juga mendorong generasi muda meningkatkan kecakapan berbahasa dan kepercayaan diri saat berkomunikasi.

Kegiatan ini menegaskan bahwa literasi tidak berhenti pada kebiasaan membaca. Siswa juga perlu mengolah gagasan, memilih kata yang tepat, dan menyampaikan pendapat secara efektif.

Dengan keterampilan tersebut, generasi muda dapat menggunakan bahasa Indonesia secara percaya diri. Mereka juga dapat melestarikan bahasa daerah sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pergaulan global.***

Kontributor: Devi Alvionita

Editor : F. Joko Winarno