KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) secara resmi menjalin kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjung Karang melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada Senin, 18 Maret 2025, di Gedung Rektorat Unila. Penandatanganan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Unila serta perwakilan dari PT KAI Divre IV Tanjung Karang, menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang transportasi.
Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN., Eng., menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat strategis, mengingat pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam membangun kualitas pendidikan dan penelitian yang lebih baik. Menurutnya, sinergi ini akan memberikan banyak manfaat, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia yang memiliki keahlian tinggi dan siap bersaing di pasar global.
“Kerja sama ini adalah langkah besar bagi Unila untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan masyarakat. Dengan dukungan dari PT KAI Divre IV, kami berharap dapat meningkatkan mutu pendidikan serta menciptakan inovasi-inovasi baru di bidang transportasi,” ungkap Prof. Lusmeilia.
Mohammad Ramdy, Pelaksana Tugas Executive President Divisi Regional IV Tanjung Karang, juga memberikan sambutannya yang penuh antusiasme. Ia mengungkapkan harapannya bahwa kerja sama ini dapat memperluas wawasan pendidikan bagi para mahasiswa dan meningkatkan kemampuan serta pengetahuan di sektor transportasi perkeretaapian. “Kami berharap kerja sama ini dapat mendukung perkembangan inovasi di bidang transportasi dan menciptakan peluang bagi generasi muda dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” kata Ramdy.
Melalui MoU ini, Unila dan PT KAI Divre IV Tanjung Karang berharap dapat membuka berbagai peluang bagi mahasiswa, baik dalam hal penelitian, program magang, maupun pengembangan inovasi. Selain itu, kedua pihak berencana untuk melakukan kolaborasi dalam peningkatan fasilitas transportasi, yang akan berkontribusi pada kemudahan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat, terutama di wilayah Lampung.***






