LDK OSIS SMP Xaverius 2 Bandar Lampung Bekali Siswa dengan Keterampilan Kepemimpinan

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG – OSIS SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) pada 13–14 September 2024.

Kegiatan berlangsung di kompleks SMP Xaverius 2 Bandar Lampung. Melalui kegiatan ini, calon pengurus OSIS mempelajari kepemimpinan dan pengetahuan organisasi.

Selain itu, LDK mendorong peserta mengembangkan karakter sebagai calon pemimpin. Dengan demikian, mereka dapat mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab organisasi.

Kepala Sekolah Dorong Peserta Tunjukkan Potensi

Kepala SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, Sisilia Surasi Andriani, S.Si., M.M., membuka kegiatan LDK.

Dalam sambutannya, Sisilia mengajak peserta memanfaatkan LDK untuk mengembangkan potensi diri. Selain itu, ia mendorong peserta memperdalam pengetahuan tentang organisasi.

“Anda semua telah melalui proses seleksi yang panjang, mulai dari seleksi berkas dan wawancara. Saat LDK ini, kalian harus berani menunjukkan kemampuan dan belajar lebih dalam tentang kepemimpinan,” ujar Sisilia.

Peserta Belajar Spiritualitas dan Etika Organisasi

Pada sesi pertama, RD. L. Raditya Christianto membahas spiritualitas dan etika berorganisasi.

Raditya menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab. Menurutnya, pemimpin tidak cukup hanya mengejar kekuasaan.

Sebaliknya, seorang pemimpin perlu mengutamakan pelayanan dan pengabdian kepada sesama.

Selanjutnya, Yohana Susiati, S.Pd., memberikan materi public speaking, rapat, diskusi, dan debat.

Peserta kemudian berlatih berbicara di depan umum. Selain itu, mereka menyusun argumen dan belajar mengelola rapat secara efektif.

Setelah itu, peserta mengikuti simulasi debat. Kegiatan tersebut melatih kemampuan berpikir kritis dan kerja sama.

Peserta Pelajari Administrasi Organisasi

Selanjutnya, Dra. Th. Ratih Indriani memberikan materi tentang administrasi organisasi.

Materi tersebut mencakup proposal, laporan pertanggungjawaban (LPJ), dan surat resmi. Melalui materi ini, peserta mempelajari pengelolaan dokumen organisasi.

Dengan bekal tersebut, calon pengurus dapat menjalankan tugas secara lebih terstruktur. Mereka juga belajar mengelola administrasi secara profesional.

BACA JUGA :  Gubernur Lampung Siapkan Dryer 20 Ton untuk Petani, Dorong Jagung Tak Lagi Dijual Mentah

Pentas Seni Bangun Kekompakan

Pada malam hari, peserta menampilkan tarian dan lagu tradisional. Penampilan tersebut menghadirkan hiburan sekaligus membangun kekompakan.

Tidak hanya itu, peserta mengikuti kegiatan pemecahan masalah. Mereka berdiskusi dan menentukan keputusan dalam berbagai situasi.

Karena itu, kegiatan tersebut melatih keberanian peserta dalam mengambil keputusan. Di sisi lain, peserta belajar menghargai pendapat anggota kelompok.

Hari Kedua Fokus pada Kebangsaan dan Kewirausahaan

Memasuki hari kedua, peserta memulai kegiatan dengan senam bersama. Kemudian, mereka mengikuti kegiatan rohani aktif dan MCK sebelum sarapan bersama.

Setelah itu, Stefanus Chrismadika, S.M., dan PMKRI memberikan materi tentang empat pilar kebangsaan.

Materi tersebut juga membahas kepemimpinan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan materi ini, peserta mendapat pemahaman tentang peran pemimpin di tengah masyarakat.

Selanjutnya, Martina Harsih.W, S.Pd., membimbing peserta dalam materi kewirausahaan.

Peserta kemudian memasak dan makan bersama. Selain itu, mereka mengikuti tantangan ikatan jari jempol untuk melatih kerja sama.

Permainan tersebut mengajak peserta menekan ego pribadi. Dengan demikian, mereka belajar mengutamakan kepentingan kelompok.

Outbound Latih Kerja Sama dan Keberanian

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia menggelar outbound. Peserta mengikuti berbagai permainan kelompok.

Setiap permainan menuntut kerja sama dan kekompakan. Selain itu, peserta belajar memimpin kelompok dan mengambil keputusan.

Setelah mengikuti outbound, peserta beristirahat. Kemudian, mereka kembali ke aula untuk mengikuti acara penutupan.

LDK Tekankan Kepemimpinan yang Melayani

Pada akhir kegiatan, Agustinus Yulianto, S.Pd., menutup LDK secara resmi.

Agustinus mengapresiasi peserta dan panitia. Selain itu, ia mengingatkan peserta tentang makna kepemimpinan.

Menurutnya, pemimpin sejati harus mampu melayani. Karena itu, pemimpin perlu memberikan teladan melalui sikap tegas, berani, dan peduli terhadap sesama.

BACA JUGA :  Tiga Siswa Terpilih Pimpin OSIS–MPK SMA Xaverius Bandar Lampung 2026/2027

Melalui seluruh rangkaian LDK, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung terus menanamkan semangat HK3P.

Nilai tersebut mencakup Humanis, Kecerdasan, Kejujuran, Kedisiplinan, dan Pelayanan. Dengan menerapkan nilai tersebut, sekolah berharap dapat membentuk generasi pemimpin yang unggul dan transformatif.

Pada akhirnya, LDK tidak hanya memberikan pengetahuan organisasi. Kegiatan ini juga mengasah keberanian, kerja sama, tanggung jawab, dan kepemimpinan peserta.

Salam Unggul Transformatif dalam Semangat HK3P SMP Xavepa Gemilang!*

Penulis: Earlene Dhannaya Anavaya 8D
Editor: F. Joko Winarno & Th. Septi Widiarti