Dobrak Citra Kaku, Pemprov Lampung Gandeng Kreator Lokal Garap Wajah Baru Festival Krakatau 2026

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Saat ini, Pemerintah Provinsi Lampung melakukan langkah berani untuk mengubah wajah festival budaya tertua mereka. Pihak pemerintah daerah memutuskan untuk melepas gaya manajemen birokrasi yang kaku dalam mengelola acara. Langkah taktis tersebut berwujud kerja sama resmi bersama agensi kreatif anak muda, Tim Riang-Riang Gembira Creative.

Selanjutnya, kolaborasi segar ini sengaja berjalan untuk menggarap penyelenggaraan Festival Krakatau 2026 yang ke-35. Kombinasi energi kreatif pemuda dan komitmen pemerintah sukses membawa event ini masuk Karisma Event Nusantara (KEN). Kementerian Pariwisata RI menetapkan festival kebanggaan Lampung ini sebagai salah satu dari 110 event terbaik nasional, Senin (13/07/2026).

Terapkan Skema Pendanaan Kreatif Guna Siasati Keterbatasan Dana APBD

Mengenai hal itu, perubahan besar tidak hanya terjadi pada konsep estetika panggung dan kemasan acara saja. Pemerintah daerah juga merombak total sistem pembiayaan proyek pariwisata tahunan berskala besar ini. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengakui adanya keterbatasan alokasi anggaran belanja dari APBD daerah.

Kemudian, pemerintah menyiasati kendala dana tersebut melalui penerapan skema kemitraan atau creative funding. Pihak pemprov membuka pintu kolaborasi secara transparan bagi perbankan, BUMN, hingga korporasi swasta nasional. Pola kerja sama profesional ini menawarkan keuntungan promosi komersial yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

“Festival Krakatau bukan sekadar agenda tahunan, tetapi telah menjadi salah satu etalase Provinsi Lampung. Karena itu, penyelenggaraannya harus terus ditingkatkan agar semakin berkualitas, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian daerah. Semangatnya adalah gotong royong dan kolaborasi,” ujar Sekda Marindo.

Targetkan Pengalaman Wisata Modern Tanpa Hilangkan Nilai Sakral Budaya

Tentu saja, keterlibatan Tim Riang-Riang Gembira Creative membawa angin segar bagi dunia pariwisata lokal. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung Toni Ferdinansyah fokus mematangkan aspek kenyamanan pengunjung. Toni ingin memastikan para pelancong mendapatkan pengalaman berwisata yang interaktif dan kekinian.

“Masuknya Festival Krakatau dalam Karisma Event Nusantara 2026 menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Kami harus memastikan kualitas penyelenggaraannya terus meningkat dan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat maupun wisatawan. Kami ingin membangun kolaborasi yang sehat dan profesional,” jelas Toni Ferdinansyah.

Lalu, tim kreatif lokal akan menyuntikkan elemen teknologi visual modern ke dalam rangkaian ritus budaya tradisional. Langkah modifikasi ini bertujuan agar generasi z dan milenial tertarik untuk datang meramaikan festival. Namun, panitia tetap menjaga nilai kesakralan sejarah Gunung Krakatau sebagai ruh utama dari seluruh acara.

BACA JUGA :  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila Gelar Fun Bike Puncak Peringatan Dies Natalis ke-57

Gerakkan Roda Ekonomi Pelaku Industri Kreatif dan Ratusan UMKM

Sementara itu, manajemen festival juga memberikan porsi besar bagi para pelaku ekonomi kreatif lokal. Ratusan stan pameran siap menampung produk kerajinan tangan, kain tapis, hingga kuliner khas Lampung. Pemerintah daerah optimis perputaran uang selama acara berlangsung akan mendongkrak pendapatan ekonomi warga.

Oleh karena itu, kesuksesan festival edisi ke-35 ini membutuhkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat. Media massa memegang peranan krusial untuk menyebarkan gaung pesona wisata Lampung ke tingkat global. Kesimpulannya, keberanian pemprov mempercayai kreator lokal menjadi kunci utama kebangkitan industri pariwisata Lampung saat ini.***