Lewat Diplomasi Piala Dunia 2026, Sekda Lampung Rancang Nobar TVRI dan Urai Benang Kusut Pertanahan

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Saat ini, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menerapkan metode komunikasi yang unik dalam mengurai hambatan birokrasi daerah. Pihak pemerintah provinsi memanfaatkan momentum demam bola global untuk mempererat koordinasi antarinstansi vertikal. Langkah cair tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi formal di Kota Bandar Lampung, Senin (13/7/2026).

Selanjutnya, Sekda Marindo menemui Kepala Perwakilan BPKP Lampung Agus Setiyawan serta Kakanwil ATR/BPN Lampung Hasan Basri Natamenggala. Pertemuan lintas sektoral ini awalnya membahas percepatan tata kelola pembangunan dan penyelesaian sengketa lahan infrastruktur. Namun, suasana rapat berubah menjadi sangat hangat saat para pejabat mulai membahas prediksi Piala Dunia 2026.

Prediksi Inggris ke Final Jadi Pencair Suasana Rapat Birokrasi yang Kaku

Mengenai hal itu, Sekda Marindo secara terbuka menjagokan tim nasional Inggris untuk menembus babak final. Pernyataan optimistis tersebut langsung memicu diskusi seru dan saling lempar dukungan tim favorit antar-pimpinan lembaga. Keakraban ini terbukti ampuh mencairkan kekakuan komunikasi yang biasanya mewarnai rapat-rapat kedinasan.

Kemudian, obrolan santai mengenai taktik lapangan hijau tersebut melahirkan sebuah gagasan kolaboratif yang besar. Para pejabat sepakat untuk menggelar acara nonton bareng (nobar) resmi demi memperkuat hubungan emosional internal. Sekda menilai kebersamaan ini akan mempermudah koordinasi penanganan proyek strategis nasional ke depan.

“Koordinasi dan harmonisasi lintas instansi harus terus diperkuat agar program-program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta sesuai regulasi yang berlaku. Dengan sinergi yang baik, pembangunan daerah juga akan semakin sejalan dengan program pemerintah pusat,” ujar Sekda Marindo.

Pemprov Lampung Dorong Aktivitas Nobar Resmi TVRI di Alun-Alun dan Desa

Tentu saja, rencana kegiatan nonton bareng ini tidak hanya berlaku untuk kalangan internal pemerintahan saja. Sekda Marindo mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk ikut meramaikan siaran langsung resmi dari saluran TVRI. Pihak pemprov mendorong pelaksanaan nobar di tempat terbuka seperti alun-alun kota hingga balai desa.

BACA JUGA :  Baznas Lampung Jadi Pilar Pemberdayaan Ekonomi, Pj. Sekda Fredy Minta ASN Tingkatkan Partisipasi Zakat

Lalu, masyarakat juga bisa memanfaatkan fasilitas kedai kopi, kafe, dan restoran di wilayah masing-masing. Pemerintah daerah melihat ruang kebersamaan ini sebagai peluang emas untuk membangkitkan sektor ekonomi kreatif. Warga dapat menikmati hiburan kelas dunia sekaligus berpartisipasi aktif dalam memutar roda ekonomi lokal.

Dongkrak Omzet UMKM Kuliner Lewat Kerumunan Massa Pencinta Bola

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Ganjar Jationo dan Kepala Dinas BMBK M. Taufiqullah turut mendukung penuh inisiatif ini. Pihak dinas menilai kerumunan massa pencinta bola akan mendongkrak omzet penjualan pedagang makanan kecil. Kombinasi antara hiburan rakyat dan perputaran uang di tingkat tapak menjadi target utama pemerintah.

Oleh karena itu, diplomasi bola ala Sekda Lampung ini berhasil menggabungkan dua visi besar sekaligus. Pemerintah daerah sukses mengamankan komitmen pengawasan akuntabilitas dari BPKP serta jaminan legalitas tanah dari ATR/BPN. Kesimpulannya, pendekatan humanis ini terbukti mampu mempercepat agenda pembangunan Lampung melalui cara yang menyenangkan.***