Begawi Bandar Lampung 2025 Siap Pecahkan Rekor MURI Sekubal Terbesar

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandar Lampung ke-343, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menggelar sebuah perayaan budaya spektakuler bertajuk “Begawi Bandar Lampung 2025”, yang akan berlangsung pada Minggu, 27 Juli 2025, di Tugu Adipura, ikon kota yang menjadi pusat perhelatan akbar tersebut.

Perayaan tahun ini dikemas lebih meriah dan penuh warna, dengan mengangkat kekayaan budaya lokal serta memperkuat identitas kuliner khas daerah. Salah satu agenda utama yang paling dinantikan adalah upaya pemecahan Rekor MURI untuk Sekubal Terbesar — kuliner khas Lampung berbahan dasar ketan dan santan yang dimasak dalam balutan daun pisang.

Sekubal dipilih sebagai lambang kekayaan kuliner masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai, serta sebagai sarana edukatif untuk memperkenalkan warisan kuliner tradisional Lampung kepada generasi muda dan para wisatawan domestik maupun mancanegara.

Tak hanya itu, Begawi Bandar Lampung 2025 juga akan diramaikan oleh Festival Masakan Tradisional Lampung dan Jajanan Pasar, yang menampilkan puluhan hidangan khas dari seluruh kecamatan di Kota Bandar Lampung. Festival ini menjadi wadah kreatif bagi pelaku UMKM kuliner untuk memperkenalkan produk mereka dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui jalur budaya.

Wali Kota Bandar Lampung melalui panitia penyelenggara menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang pelestarian nilai-nilai budaya, penguatan identitas daerah, serta mempererat persatuan masyarakat di tengah kemajuan zaman.

“Begawi Bandar Lampung bukan sekadar selebrasi ulang tahun kota, tetapi ajang untuk merayakan jati diri kita sebagai masyarakat Lampung yang kaya akan budaya dan tradisi,” ujar salah satu perwakilan panitia.

Pemerintah Kota mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir, berpartisipasi, dan meramaikan perayaan ini. Begawi Bandar Lampung 2025 diharapkan menjadi perayaan rakyat yang inklusif, edukatif, membanggakan, dan mampu menjadi daya tarik wisata budaya tahunan yang dinanti.***

BACA JUGA :  FISIP Unila Gelar Yudisium Periode VII Agustus 2024