Ketua KAI Bandar Lampung Goenawan Prihartono Dorong Advokat Jadi Pejuang Hukum

KRAKATOA.ID, SEMARANG — Kongres Advokat Indonesia (KAI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-8 di Semarang (17/4). Dalam kesempatan ini, KAI mengusung tema menjaga marwah organisasi sebagai wadah advokat pejuang yang konsisten mendukung penegakan hukum berkeadilan berdasarkan kebenaran.

Selain itu, Rakernas ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen advokat. Dengan demikian, para peserta dapat meningkatkan profesionalisme sekaligus mengabdi untuk negeri.

Goenawan Prihartono Tekankan Idealisme Advokat

Sementara itu, Ketua KAI Cabang Bandar Lampung, Goenawan Prihartono, menegaskan bahwa advokat memegang peran penting dalam perjuangan hukum dan kemanusiaan.

Menurutnya, advokat tidak hanya menjalankan profesi, tetapi juga membawa tanggung jawab moral. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh advokat untuk terus berkontribusi bagi bangsa.

“Advokat pejuang dan pejuang advokat harus memiliki idealisme. Marilah berbuat sesuatu untuk bangsa dan negara ini, sekecil apa pun itu. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Profesi advokat bukan hanya officium nobile, tetapi juga ladang amal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa advokat harus menjunjung tinggi patriotisme, idealisme, kearifan, dan toleransi dalam setiap langkahnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Gubernur Jateng Dorong Sinergi dengan APH

Di sisi lain, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak para advokat untuk membangun sinergi dengan aparat penegak hukum (APH).

Ia menilai bahwa kolaborasi tersebut sangat penting. Dengan begitu, penegakan hukum yang berkeadilan dan berlandaskan kebenaran dapat terwujud secara lebih optimal.

KAI Jateng Soroti Kepedulian Sosial

Selanjutnya, Ketua KAI Jawa Tengah, John Richard Latuhamallo, menyampaikan kebanggaannya terhadap pendiri KAI, Indra Sahnun Lubis.

Di samping itu, ia juga menekankan pentingnya kepedulian sosial. Menurutnya, advokat harus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum.

BACA JUGA :  Buka Rute Internasional Pertama di 2024, Indonesia AirAsia Kini Terbang ke Kota Kinabalu Langsung dari Jakarta

“Banyak masyarakat yang tidak mampu di luar sana, mereka masih perlu kita bantu,” katanya.

Ketua Umum KAI Ajak Dukung Pemberantasan Korupsi

Kemudian, Ketua Umum KAI, Siti Jamaliah Lubis, mengajak seluruh advokat untuk mendukung agenda pemberantasan korupsi yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.

Ia menegaskan bahwa advokat memiliki peran strategis. Oleh sebab itu, advokat harus aktif mendorong terciptanya sistem hukum yang bersih dan berintegritas.

Dewan Penasehat Tekankan Jiwa Pengabdian

Terakhir, Dewan Penasehat KAI, H. Moh. Rusdi Taher, mengingatkan pentingnya membangun jiwa pengabdian sejak awal.

Ia menekankan bahwa pengabdian harus menjadi fondasi utama. Dengan demikian, advokat dapat terus berkontribusi bagi negara tanpa henti.

“Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya. Jiwanya dahulu yang dibangun. Tidak boleh berhenti untuk mengabdi pada Negara Republik Indonesia,” tegasnya.***