Gunung Anak Krakatau Erupsi Malam Ini, Status Siaga Level III

KRAKATOA.ID, LAMPUNG – Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada Minggu (18/10/2026) pukul 22.25 WIB. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, petugas tidak mengamati tinggi kolom erupsi dan tidak mendengar suara dentuman. Meski demikian, aktivitas erupsi masih berlangsung saat petugas menyusun laporan.

Krakatoa.id mengutip informasi tersebut pada Minggu malam dari laporan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sementara itu, status gunung api tersebut masih berada pada Level III atau Siaga.

Dalam kondisi tersebut, PVMBG mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki mematuhi rekomendasi keselamatan. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan batas zona bahaya dan menghindari aktivitas di kawasan terlarang.

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Radius 5 Kilometer Jadi Zona Terlarang

PVMBG melarang masyarakat, wisatawan, dan pendaki memasuki area dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Anak Krakatau. Dengan kata lain, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apa pun di dalam zona tersebut.

Selain itu, petugas menetapkan batas aman tersendiri di sekitar pulau baru. Masyarakat dan wisatawan tidak boleh memasuki area dalam radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.

Oleh sebab itu, pengunjung perlu memperhatikan kedua batas tersebut sebelum beraktivitas di sekitar kawasan gunung api. Kepatuhan terhadap rekomendasi ini juga membantu mengurangi risiko akibat aktivitas vulkanik.

PVMBG Ingatkan Bahaya Batu Pijar hingga Erupsi Sekunder

Selain menetapkan zona larangan, PVMBG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bahaya erupsi Gunung Anak Krakatau.

Bahaya tersebut meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta erupsi sekunder. Secara khusus, kontak panas lava dengan air laut maupun air hujan berpotensi memicu erupsi sekunder dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

BACA JUGA :  235 Siswa SMA Xaverius Bandarlampung Mengikuti Sosialisasi Beasiswa ITSB dari PT. SINARMAS

Karena ancaman tersebut, masyarakat dan wisatawan sebaiknya tidak mendekati zona bahaya. Di samping itu, warga perlu mengikuti perkembangan aktivitas gunung api melalui kanal resmi pemerintah dan arahan petugas di lapangan.

Warga Pesisir Banten dan Lampung Diminta Tetap Tenang

Di tengah kabar erupsi Gunung Anak Krakatau, PVMBG mengimbau masyarakat di kawasan pantai Banten dan Lampung agar tetap tenang.

PVMBG juga meminta warga tidak mempercayai isu yang menyebut erupsi tersebut akan menyebabkan tsunami. Sebaliknya, masyarakat perlu merujuk pada informasi resmi dan mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Dengan demikian, warga dapat menjalankan aktivitas seperti biasa sembari tetap memperhatikan perkembangan informasi kebencanaan. Sebelum menyebarkan kabar melalui media sosial atau aplikasi pesan, masyarakat sebaiknya memeriksa kebenarannya melalui sumber tepercaya.

Cara Mendapatkan Informasi Terbaru Gunung Anak Krakatau

Untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan aktivitas vulkanik, masyarakat dapat menghubungi PVMBG atau Pos Pengamatan Gunungapi Krakatau.

Berikut saluran informasi yang dapat digunakan:

Hingga saat ini, informasi dalam laporan yang menjadi sumber berita menyebutkan bahwa Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Oleh karena itu, masyarakat perlu memantau pembaruan resmi secara berkala dan menaati rekomendasi keselamatan yang berlaku.

Sumber: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Badan Geologi, PVMBG, dan Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau.***