OREO Berbagi Seru Dorong Pendidikan Karakter untuk 1.400 Siswa SD di Tubaba

OREO Berbagi Seru hadir di Tulang Bawang Barat, Lampung. Program ini mendukung pendidikan karakter bagi 1.400 siswa SD menuju Indonesia Emas 2045.

KRAKATOA.ID, TUBABA — Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, mendapat dukungan program pendidikan dari OREO melalui kegiatan “OREO Berbagi Seru”. Kegiatan ini berlangsung pada 20–23 Mei 2026 di SDN 24 Tulang Bawang Tengah.

Program ini hadir dalam momentum Hari Pendidikan Nasional. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendukung visi Kemendikdasmen RI tentang “Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Tak hanya itu, program ini juga sejalan dengan gerakan “Lima Pilar Pendidikan Karakter” milik Pemerintah Kabupaten Tubaba.

Bersama Indonesia Mengajar, OREO mengajak anak-anak belajar sambil bermain. Dengan demikian, siswa dapat menikmati proses belajar secara lebih menyenangkan.

Selain membuat suasana belajar lebih seru, program ini juga mendorong lahirnya Generasi SERU. Generasi ini memiliki karakter Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul.

1.400 Siswa Terima Alat Belajar Interaktif

Sebanyak 1.400 siswa SD di Tubaba menerima manfaat dari program ini. Selain siswa, para guru dan orang tua juga ikut mendapatkan pelatihan.

OREO dan Indonesia Mengajar menyalurkan 270 alat belajar interaktif. Alat tersebut mendukung pembelajaran Literasi, Numerasi, Sains, dan Bahasa Inggris.

Selain itu, OREO merancang alat belajar dengan pendekatan deep learning. Karena menggunakan metode belajar sambil bermain, siswa menjadi lebih aktif dan kreatif.

Dengan cara tersebut, anak-anak lebih mudah memahami pelajaran. Bahkan, mereka juga lebih berani bertanya dan bereksplorasi saat belajar.

Tak berhenti di Tubaba, OREO juga menargetkan distribusi alat belajar ke tujuh provinsi di Indonesia hingga akhir 2026. Bahkan, program ini menyasar wilayah 3T dan daerah marginal.

Secara nasional, program tersebut akan membantu sekitar 7.000 siswa. Oleh karena itu, OREO berharap akses pendidikan berkualitas semakin merata.

BACA JUGA :  Unila Gelar SNIP V Tahun 2023, Usung Tema Transformasi Insinyur sebagai Katalis Pembangunan Nasional

Bupati Tubaba Soroti Pendidikan Karakter

Sementara itu, Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., menegaskan pentingnya pendidikan karakter untuk menghadapi bonus demografi tahun 2045.

“Di masa depan, anak-anak kitalah yang akan menentukan sukses atau tidaknya Indonesia Emas 2045,” ujar Novriwan Jaya.

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Tubaba fokus menjalankan “Lima Pilar Pendidikan Karakter”. Pilar tersebut meliputi cinta kepada Tuhan, disiplin, sopan santun, kerja sama, serta cinta tanah air dan lingkungan.

Menurutnya, disiplin menjadi tantangan terbesar dalam membentuk karakter anak. Oleh sebab itu, semua pihak perlu ikut terlibat dalam proses pendidikan.

Selain sekolah, orang tua juga memiliki peran penting dalam membangun karakter anak sejak dini.

“Membuat anak pintar bisa dalam enam bulan, tetapi membentuk disiplin membutuhkan proses panjang,” tambahnya.

OREO Dorong Pembelajaran yang Seru

Di sisi lain, Marketing Director Mondelēz Indonesia, Anggya Kumala, mengatakan OREO terus mendukung pendidikan di Indonesia.

“Kami ingin membantu anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan menyenangkan,” kata Anggya.

Menurutnya, alat belajar interaktif membantu anak mengembangkan kemampuan kognitif, sosial, dan emosional. Dengan begitu, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang siap menghadapi perubahan zaman.

Selain fokus pada siswa, OREO juga mengadakan pelatihan bagi guru dan orang tua. Di Tubaba, sebanyak 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas mengikuti pelatihan tersebut.

Melalui pelatihan itu, peserta belajar menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan interaktif.

Guru dan Orang Tua Rasakan Manfaat

Guru SDN 24 Tulang Bawang Tengah, Erik Saputra, mengaku metode pembelajaran interaktif membuat siswa lebih antusias.

“Anak-anak jadi lebih berani bertanya, mencoba, dan bereksplorasi,” ujarnya.

Selain guru, orang tua juga merasakan dampak positif program tersebut. Salah satunya ialah Miftah Widayatina.

BACA JUGA :  Muslimah Swimming Squad (MSS) Chapter Lampung Gelar Acara Amal "Day of Hope" Bersama Anak Yatim

“Sekarang saya punya cara belajar yang lebih seru dan menyenangkan,” katanya.

Karena itu, para orang tua berharap kegiatan serupa dapat terus hadir di Tubaba.

Dukung Generasi Emas 2045

Melalui program ini, OREO berharap anak-anak Tubaba memiliki karakter kuat dan siap menghadapi masa depan.

Di sisi lain, OREO juga mengajak masyarakat mendukung program pendidikan ini. Nantinya, sebagian keuntungan penjualan produk OREO akan menjadi donasi untuk program “OREO Berbagi Seru”.

Dengan kolaborasi tersebut, OREO ingin membantu menciptakan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.***