SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung Juara Nasional DANCOW Indonesia Cerdas

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Prestasi membanggakan datang dari dunia pendidikan Bandar Lampung.

SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung meraih Juara Nasional DANCOW Indonesia Cerdas Season 2.

Tim sekolah tersebut berhasil mengalahkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pemerintah Kota Bandar Lampung kemudian memberikan apresiasi kepada pihak sekolah. Penghargaan itu menjadi bentuk dukungan atas prestasi para siswa.

Prosesi penghargaan berlangsung pada Kamis (24/9/2026). Tim Nestlé Indonesia turut hadir dalam acara tersebut.

Kepala sekolah, guru, orang tua, dan siswa juga mengikuti prosesi penghargaan.

SD Fransiskus 2 Pahoman Bawa Nama Bandar Lampung

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turut mengapresiasi prestasi tersebut. Eva menyampaikan apresiasi melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Eka Afriana.

Tim SD Fransiskus 2 Pahoman terdiri dari Nicholas Onggarahardja, Jeselyn Charissa Abuyanin, dan Bagas Arka Saksono.

“Selamat kepada ananda Nicholas, Jeselyn, dan Bagas dari tim SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung yang sudah mampu menjadi yang terbaik atas keberhasilannya meraih gelar juara nasional DANCOW Indonesia Cerdas Season 2,” ujar Eka mewakili Eva Dwiana.

Menurut Eka, prestasi tersebut tidak lepas dari dukungan banyak pihak.

Kepala sekolah dan guru mendampingi siswa selama proses belajar. Orang tua juga terus memberikan dukungan kepada anak-anak.

Selain itu, Eka menilai pendidikan membutuhkan kolaborasi. Pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat, dan sektor swasta memiliki peran masing-masing.

“Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Saya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat dan sektor swasta,” katanya.

192 Ribu Siswa Ikuti DANCOW Indonesia Cerdas

DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 mencatat jumlah peserta yang besar.

Kompetisi tersebut menjaring 192.000 siswa dari 2.168 sekolah. Peserta berasal dari 40 kota dan 15 provinsi di Indonesia.

BACA JUGA :  Xi dan Putin Diperkirakan Bertemu sebagai Sekutu Meski Ada Perbedaan

Babak final berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026. Penyelenggara mengemas final dalam format program edutainment.

Tim SD Fransiskus 2 Pahoman kemudian keluar sebagai juara nasional.

Prestasi itu membawa nama Bandar Lampung ke tingkat nasional. Capaian tersebut juga menunjukkan potensi siswa dari daerah.

Kepala Sekolah Tekankan Proses Belajar

Kepala SD Fransiskus 2 Pahoman Sr. M. Paulis FSGM, M.Pd. menyambut kemenangan tersebut dengan rasa syukur.

Namun, ia menilai proses belajar menjadi bagian penting dari keberhasilan siswa.

“Kami tentu sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian anak-anak. Namun, yang paling membahagiakan adalah menyaksikan proses mereka untuk menjadi juara,” tuturnya.

Ketiga siswa belajar membangun disiplin selama kompetisi. Mereka juga belajar bekerja sama dan menghadapi tantangan.

Selain itu, para siswa belajar menjaga sikap dalam setiap tahapan kompetisi.

Karena itu, kemenangan tersebut tidak hanya berbicara tentang hasil akhir.

Kompetisi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter siswa. Pengalaman tersebut membantu mereka menghadapi berbagai tantangan.

Sr. M. Paulis berharap prestasi itu memotivasi siswa lainnya.

Ia ingin para siswa percaya pada kemampuan diri. Kemauan belajar dan keberanian mencoba juga menjadi modal penting.

Bagas Bangga Bawa Pulang Gelar Juara

Bagas mengaku senang setelah timnya meraih juara nasional.

Ia mengatakan kompetisi tersebut memberikan banyak pengalaman baru.

“Selama mengikuti kompetisi ini, kami bukan hanya belajar banyak hal baru, tapi juga belajar untuk bekerja sama dan berani menghadapi tantangan,” kata Bagas.

Pada awal kompetisi, Bagas tidak menyangka timnya akan menjadi juara.

Namun, dukungan sekolah dan keluarga membuat mereka terus bersemangat.

“Dukungan dari Ibu Kepala Sekolah, guru, orang tua, dan teman-teman membuat kami terus semangat dan percaya diri untuk mengejar cita-cita,” ujarnya.

Orang Tua Ikut Bangga

Kemenangan tersebut juga membawa kebahagiaan bagi keluarga siswa.

BACA JUGA :  Penjabat Gubernur Lampung Hadiri Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2024, Dorong Pembangunan Sektor Peternakan dan Pengendalian Rabies

Helnita, orang tua Jeselyn Charissa Abuyanin, mengaku bangga melihat perjuangan anaknya.

Sejak awal, ia mengikuti perkembangan Jeselyn selama kompetisi.

“Sebagai orang tua, rasanya campur aduk antara terharu, senang, dan tentunya bangga melihat anak kami bisa sampai di titik ini,” kata Helnita.

Menurut Helnita, pengalaman tersebut menjadi kenangan berharga bagi keluarga.

Ia berharap pengalaman kompetisi dapat memberi semangat kepada anak-anak untuk menghadapi kesempatan baru.

Nestlé DANCOW Dorong Anak Terus Belajar

Category Marketing Manager DANCOW Yohana Yose Gunawan menjelaskan tujuan DANCOW Indonesia Cerdas.

Kompetisi tersebut hadir sejak 2025. Program ini menggabungkan stimulasi belajar dengan dukungan terhadap tumbuh kembang anak.

DANCOW Indonesia Cerdas menggunakan pendekatan belajar yang menyenangkan.

Dengan demikian, anak dapat mengembangkan kemampuan akademik. Mereka juga dapat mengasah kemampuan sosial dan emosional.

“Kami bangga bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia turut mendukung kompetisi yang kami rancang selaras dengan kurikulum nasional,” ujar Yohana.

Yohana berharap prestasi siswa SD Fransiskus 2 Pahoman dapat menginspirasi anak-anak lain.

“Nestlé DANCOW berharap semangat yang ditunjukkan oleh para siswa SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung dapat menginspirasi semakin banyak anak di berbagai penjuru Indonesia untuk terus menikmati proses belajar, berani bermimpi, serta mengembangkan potensi terbaik mereka,” katanya.

Program Pendidikan Jangkau 392 Ribu Anak

Nestlé DANCOW telah menjalin kemitraan dengan Kemendikdasmen RI sejak 2008.

Kerja sama tersebut mencakup sejumlah program pendidikan dan inovasi untuk siswa sekolah dasar.

Program itu antara lain Dokter Kecil Mahir Gizi dan DANCOW Kreasi Anak Indonesia.

Selanjutnya, Nestlé DANCOW menghadirkan DANCOW FortiGro Festival Menggambar Nasional.

Program lainnya mencakup Gerakan Kemitraan Sekolah Sehat dan DANCOW Indonesia Cerdas.

BACA JUGA :  Workshop Pembelajaran Mendalam dan Sekolah Adiwiyata Perkuat Mutu Pendidikan di SMP-SMA Xaverius Bandar Lampung

Hingga kini, berbagai program tersebut telah menjangkau lebih dari 392 ribu anak.

Jangkauannya mencakup 40 kota dan kabupaten di berbagai wilayah Indonesia.

Prestasi SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Dengan dukungan sekolah, keluarga, pemerintah, dan sektor swasta, para siswa mendapat ruang untuk belajar dan berprestasi di tingkat nasional.***