Cendana Open Championship Downhill 2023 Bangkitkan Gairah Balap Sepeda Lampung

KRAKATOA.ID, PESAWARAN – Cendana Open Championship Downhill 2023 kembali menggairahkan olahraga downhill di Lampung.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung dan Rakata Cycling Club menggelar kompetisi pada 18–19 November 2023.

Hampir 100 peserta ikut bertanding dalam ajang tersebut. Mereka datang dari berbagai daerah di Lampung dan luar provinsi.

Pembalap dari Bandung, Bogor, Cilegon, hingga Baturaja, Sumatera Selatan, turut meramaikan kompetisi. Selanjutnya, mereka menjajal lintasan downhill sepanjang 2,2 kilometer di Bukit Cendana.

Downhill Lampung Kembali Bergairah

Event Director Cendana Open Championship Downhill 2023, I Wayan Oka Astawa, mengatakan kompetisi itu punya misi penting.

Menurut Bli Oka, Rakata Cycling Club ingin membangkitkan semangat pegiat downhill Lampung. Sebab, kompetisi serupa sempat vakum hampir satu tahun.

“Kegiatan olahraga prestasi cabang olahraga sepeda, khususnya sepeda gunung disiplin downhill, telah berkembang saat ini,” kata Bli Oka kepada Krakatoa.id, Selasa (21/11/2023).

Selain itu, Bli Oka melihat kelompok junior membutuhkan lebih banyak kompetisi. Karena itu, ajang seperti ini memberi mereka ruang untuk mengasah kemampuan.

“Kami berusaha memberikan dorongan positif kepada pegiat muda, khususnya kelompok junior,” ujarnya.

Dengan begitu, para pembalap muda bisa terus berkembang. Bahkan, mereka dapat mengejar prestasi hingga level nasional.

Cendana Mountain Bike Park Jadi Pilihan

Panitia memilih Cendana Mountain Bike Park sebagai arena kompetisi. Pasalnya, Bli Oka menilai lokasi tersebut cocok untuk latihan dan perlombaan.

Cendana Mountain Bike Park memiliki lintasan downhill permanen. Selain itu, jalur tersebut mampu mendukung kompetisi dengan standar nasional.

“Cendana Mountain Bike Park sudah memiliki jalur sepeda gunung downhill yang permanen dan layak untuk lomba nasional,” kata Bli Oka.

Tidak hanya menghadirkan pembalap, panitia juga mengajak pemuda Desa Harapan Jaya ikut terlibat. Dengan demikian, mereka memperoleh pengalaman dalam mengelola event olahraga.

BACA JUGA :  Pemerintah Kota Bandar Lampung Sampaikan Duka Cita dan Bantuan kepada Keluarga Korban Tragedi Tertimpa Pondasi dan Tembok di Gang Kelinci

Sementara itu, Dispora Kabupaten Pesawaran ikut mendukung kompetisi. Instansi tersebut membantu panitia melalui tim kesehatan dan proses perizinan.

Selanjutnya, Rakata Cycling Club berkoordinasi dengan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI). ISSI Lampung kemudian memberi rekomendasi untuk kompetisi tersebut.

Di sisi lain, ISSI pusat mengirim commissaire atau wasit untuk mengawasi perlombaan.

Pembalap Lampung Adu Kemampuan

Kehadiran pembalap dari luar Lampung membuka peluang latihan tanding bagi atlet lokal. Karena itu, para pembalap Lampung dapat menguji kemampuan menghadapi peserta dari daerah lain.

Selain mengasah kemampuan, mereka juga mendapat pengalaman baru. Kondisi tersebut kemudian membantu meningkatkan mental bertanding para atlet.

Bli Oka menilai kompetisi itu berhasil mencapai target. Dengan adanya ajang tersebut, para pegiat downhill kembali memiliki ruang untuk berlatih dan bertanding.

“Peserta dari luar Lampung menjadi kesempatan bagi pegiat Lampung untuk berlatih tanding,” ujarnya.

Selain mengejar pengalaman, pembalap juga memburu podium. Hasilnya, sejumlah pembalap Lampung berhasil meraih juara di beberapa kategori.

“Hasil podium tetap menjadi tujuan utama pembalap Lampung. Dengan kemampuan tim dan individu, pembalap Lampung dapat naik podium di beberapa kategori,” tegas Bli Oka.

Target Dua Kompetisi Setiap Tahun

Rakata Cycling Club ingin Lampung rutin menggelar kompetisi downhill. Karena itu, klub tersebut mendorong agenda balap yang lebih teratur.

Bli Oka menargetkan sedikitnya dua event setiap tahun. Satu event dapat mengambil skala regional. Sementara itu, event lainnya bisa menyasar level nasional.

“Kami sangat berharap kegiatan serupa lebih teragenda di Lampung. Minimal satu tahun ada dua kali kegiatan,” katanya.

Selain itu, Bli Oka mendorong dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, ISSI, KONI Lampung, dan Dispora Lampung dapat memperkuat pembinaan atlet downhill.

BACA JUGA :  Setelah UNPAD, Akademisi Anti-Korupsi UII Minta Mardani H Maming Segera Dibebaskan

Rakata Apresiasi Dukungan Dispora

Bli Oka kemudian menyampaikan apresiasi kepada Dispora Provinsi Lampung. Menurutnya, dukungan tersebut membantu Rakata Cycling Club menjalankan kompetisi.

“Terima kasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung yang telah mendukung penuh kegiatan ini dan mempercayakan pelaksanaannya kepada Rakata Cycling Club,” ujarnya.

Selanjutnya, ia berharap Cendana Open Championship Downhill kembali masuk agenda olahraga Lampung pada tahun berikutnya.

Dispora Provinsi Lampung juga ikut mendukung kelancaran kompetisi. Kepala Bidang Prestasi Olahraga Dispora Provinsi Lampung, Budi Marta, membuka ajang tersebut.

Selain itu, Kepala Desa Harapan Jaya, Cokro Aminoto, turut hadir dalam pembukaan.

Kemudian, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesawaran, Fisky Virdous, memimpin penutupan kompetisi.

Fisky memimpin upacara penghormatan pemenang (UPP) pada Minggu (19/11/2023). Dengan demikian, Cendana Open Championship Downhill 2023 mengakhiri kompetisi dengan semangat untuk kembali menghidupkan downhill Lampung.***