KRAKATOA.ID, LAMPUNG SELATAN — Yayasan Xaverius Tanjungkarang baru-baru ini mengumumkan pergantian kepala sekolah di sejumlah Unit Sekolah Xaverius. Langkah tersebut bertujuan untuk menyegarkan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Yayasan Xaverius Tanjungkarang.
Yayasan Xaverius Tanjungkarang Umumkan Pergantian Kepala Sekolah
Sebelumnya, Yayasan Xaverius Tanjungkarang menggelar pembacaan Surat Keputusan (SK) pergantian kepala sekolah di Rumah Khalwat Ngison Nando, Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu, 8 Juni 2024 pagi. Sebelum memasuki acara utama, para peserta terlebih dahulu mengikuti perayaan misa kudus.
Setelah itu, para pengurus yayasan dan kepala sekolah dari berbagai unit sekolah Xaverius mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, sejumlah kepala sekolah baru turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Xaverius Tanjungkarang, Romo Andreas Sutrisno, mengatakan pergantian kepala sekolah menjadi bagian dari upaya yayasan untuk beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan.
“Kami percaya bahwa dengan adanya pemimpin baru, sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Xaverius akan semakin berkembang dan mampu menghadapi tantangan pendidikan di masa depan,” ujar Romo Sutris.
Selanjutnya, Romo Andreas menyerahkan acara kepada F. Joko Winarno setelah menyampaikan sambutan. Kemudian, Kepala Divisi Human Capital Yayasan Xaverius Tanjungkarang membacakan SK pemberhentian dan pengangkatan kepala sekolah.
Daftar Pergantian Kepala Sekolah Xaverius
Adapun, yayasan melakukan pergantian kepala sekolah pada sejumlah unit Xaverius. Berikutnya, daftar pergantian tersebut mencakup:
-
TK Xaverius 2 Bandar Lampung: Veronika Sumaryanti menyerahkan jabatan kepala sekolah kepada Yuliana Pramitasari.
-
TK Xaverius 3 Bandar Lampung: Sr. Yohana HK menyerahkan jabatan kepala sekolah kepada Natalia Sri Westri.
-
TK Xaverius Kalianda: Katarina Titik Budiarti menyerahkan jabatan kepala sekolah kepada Birgitta Yusi Rahmaelela.
-
TK Xaverius Terbanggi Besar: Yuliana Winarti menyerahkan jabatan kepala sekolah kepada Agusta Ratna Asih.
-
SD Xaverius 2 Bandar Lampung: Emilius Suparman menyerahkan jabatan kepala sekolah kepada Maria Pusparini.
-
SD Xaverius Gunung Batin: Y. Totok Sudarmono menyerahkan jabatan kepala sekolah kepada Yosef Candra.
-
SMP Xaverius 3 Bandar Lampung: Theresia Henny Kurniawati menyerahkan jabatan kepala sekolah kepada Susana Tutwuri Handayani.
-
SMP Xaverius Metro: Y. Anjar Asmarawati menyerahkan jabatan kepala sekolah kepada Robertus Bayu Wibisono.
-
SMP Xaverius Terbanggi Besar: Robertus Bayu Wibisono menyerahkan jabatan kepala sekolah kepada Fresti Widyastuti.
-
SMA Xaverius Bandar Lampung: F. Joko Winarno menyerahkan jabatan kepala sekolah kepada FX. Agung Sucahyo.
Dua Kepala Sekolah Xaverius Perpanjang Masa Tugas
Selain pergantian tersebut, Yayasan Xaverius Tanjungkarang juga memperpanjang masa tugas kepala sekolah di dua unit. Kedua unit tersebut yaitu:
-
TK Xaverius Gunung Batin: K. Wiwik Wigatiningsih.
-
TK Xaverius Margolestari: Sebastiana Purwanti.
Dengan demikian, yayasan tidak hanya melakukan penyegaran kepemimpinan melalui pergantian kepala sekolah. Pada sisi lain, perpanjangan masa tugas membantu menjaga kesinambungan kepemimpinan di unit sekolah tertentu.
Kepala Sekolah Baru Diminta Tunjukkan Militansi
Sementara itu, F. Joko Winarno selaku Ketua Divisi Human Capital mengajak seluruh kepala sekolah baru untuk menunjukkan militansi sebagai Xaverian sejati.
Menurut Joko, para kepala sekolah perlu menunjukkan sikap tersebut melalui integritas dan kompetensi dalam menjalankan tugas. Selain itu, ia menilai kepemimpinan kepala sekolah akan memengaruhi kemampuan mereka dalam memberikan dampak positif kepada seluruh sumber daya manusia (SDM) di unit sekolah masing-masing.
Oleh karena itu, Joko berharap para kepala sekolah baru mampu membangun lingkungan kerja yang positif. Pada saat yang sama, mereka perlu mendorong seluruh SDM sekolah agar bekerja secara optimal.
Lebih lanjut, Joko mengingatkan bahwa sikap militansi perlu berjalan seiring dengan kemampuan menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin sekolah. Dengan cara tersebut, kepala sekolah dapat memberikan pengaruh positif kepada para guru dan tenaga kependidikan.
Di samping itu, kepala sekolah perlu membangun kerja sama dengan seluruh unsur sekolah. Dengan demikian, kepemimpinan baru dapat mendukung pencapaian tujuan pendidikan di masing-masing unit.
Acara Ditutup dengan Doa dan Ramah Tamah
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para peserta menutup acara dengan doa bersama dan ramah tamah antara kepala sekolah serta pengurus Yayasan Xaverius Tanjungkarang.
Dalam penutupan tersebut, suasana kekeluargaan dan semangat kerja sama turut mewarnai acara. Selain itu, para peserta membangun komunikasi untuk mendukung perjalanan kepemimpinan baru di lingkungan sekolah Xaverius.
Pada akhirnya, kegiatan tersebut menandai dimulainya perjalanan kepemimpinan baru di lingkungan Yayasan Xaverius Tanjungkarang. Dengan hadirnya kepemimpinan baru, setiap unit sekolah diharapkan dapat terus beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan.
Kontributor: Ign. Adi Kurniawan
Editor: F. Joko Winarno






