KRAKATOA.ID, LAMPUNG SELATAN – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, S.P. mengajak mahasiswa baru Institut Teknologi Sumatera (Itera) tidak melupakan kampung halaman. Ia juga meminta mereka kembali mengabdi setelah menyelesaikan pendidikan.
Mahyeldi menyampaikan pesan tersebut saat memberikan orasi ilmiah dalam sidang terbuka penerimaan mahasiswa baru Itera tahun akademik 2025/2026.
Kegiatan berlangsung pada Senin (11/8) di pelataran Gedung Laboratorium OZT Itera, Lampung Selatan. Sebanyak 4.929 mahasiswa baru mengikuti sidang tersebut.
“Ananda sekarang ini ada yang berasal dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, bahkan Papua. Ingatlah satu hal, mengabdilah bagi kampung halaman, di mana pun ananda berasal,” ujar Mahyeldi.
Ia menyampaikan pesan tersebut di hadapan mahasiswa baru, dosen, dan sivitas akademika Itera.
Mahyeldi Dorong Mahasiswa Bangun Daerah Asal
Mahyeldi menekankan pentingnya kontribusi generasi muda bagi daerah asal. Ia secara khusus mendorong mahasiswa asal Sumatera Barat untuk ikut membangun daerahnya.
Menurut Mahyeldi, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun daerah. Para intelektual muda juga memiliki peran penting.
Lulusan perguruan tinggi dapat membawa gagasan dan keahlian untuk menjawab persoalan daerah. Karena itu, Mahyeldi meminta mahasiswa memanfaatkan pendidikan untuk kepentingan masyarakat.
Pemprov Sumbar Siapkan Dukungan untuk Mahasiswa Itera
Mahyeldi juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperkuat kerja sama dengan Itera.
Kedua pihak akan mengembangkan kerja sama di bidang pendidikan tinggi, teknologi, infrastruktur, pertanian, hingga energi.
Pemprov Sumbar juga menyiapkan dukungan bagi mahasiswa asal Sumatera Barat. Sejumlah program beasiswa menjadi bagian dari dukungan tersebut.
“Kita akan terus dukung anak-anak Sumatera Barat di Itera melalui berbagai program seperti Dana Hibah Rajawali, Beasiswa Baznas, dan Dana Perantauan Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.
Ia menilai kerja sama dengan Itera memiliki peran strategis. Kolaborasi tersebut dapat membantu kedua pihak menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk masa depan.
Itera Kukuhkan 4.929 Mahasiswa Baru
Sidang terbuka tersebut mencatat momentum penting bagi Itera. Kampus itu menerima dan mengukuhkan 4.929 mahasiswa baru dari berbagai daerah di Indonesia.
Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah penerimaan mahasiswa baru Itera. Sebanyak 85,66 persen mahasiswa baru berasal dari Pulau Sumatera.
Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha memimpin langsung sidang terbuka tersebut.
Ketua Tim Penerimaan Mahasiswa Baru Itera, Dr. Abdul Rajak, M.Si., mengatakan penerimaan tahun ini mencapai 94 persen dari total daya tampung.
Angka tersebut meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya. Sejumlah program studi juga menarik minat tinggi dari calon mahasiswa.
Tiga program studi yang paling banyak diminati antara lain Teknik Informatika, Teknik Sipil, dan Farmasi.
Rektor Itera Tekankan Karakter dan Kepemimpinan
Dalam sambutannya, Rektor Itera mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya mengejar kompetensi akademik. Ia juga mendorong mahasiswa membangun karakter dan kemampuan kepemimpinan.
“Di Itera, kalian tidak hanya akan dibentuk sebagai ilmuwan, insinyur, dan profesional di bidangnya, tetapi juga sebagai pemimpin masa depan yang tangguh dan berintegritas dalam menghadapi tantangan,” ujar Prof. Nyoman.
Karena itu, mahasiswa baru perlu mengembangkan kemampuan secara menyeluruh. Pendidikan di Itera tidak hanya berfokus pada bidang keilmuan.
Itera Angkat Isu Krisis Air Bersih
Selain pengukuhan mahasiswa baru, kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Tarmizi Taher, S.Si. Dosen Teknik Lingkungan Itera itu membawakan orasi ilmiah bertajuk “Menjaga Setiap Tetes: Peran Itera dan Generasi Muda dalam Menghadapi Krisis Air Bersih”.
Topik tersebut mengajak mahasiswa melihat persoalan air bersih dari perspektif lingkungan dan teknologi. Mahasiswa juga mempelajari peran generasi muda dalam menghadapi tantangan lingkungan.
Acara kemudian semakin meriah dengan penampilan tarian tradisional dari berbagai daerah di Sumatera. Para peserta juga menikmati lagu Laskar Itera.
Rektor bersama jajaran senat dan guru besar Itera membawakan lagu tersebut secara langsung. Rangkaian kegiatan itu sekaligus menutup agenda penerimaan mahasiswa baru Itera tahun akademik 2025/2026.***






