Pemprov Lampung Perketat SPMB 2026, Gubernur Tekankan Sekolah Gratis Harus Bersih dari Suap

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adil, merata, dan bebas praktik kecurangan. Fokus utama saat ini tertuju pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yayan Ruchyansah, menyampaikan hal tersebut saat membacakan sambutan Gubernur Lampung pada Apel Mingguan di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Senin (11/5/2026).

Pendidikan Inklusif Jadi Prioritas Utama

Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong pemerataan pendidikan yang berkualitas. Selain itu, pemerintah juga memastikan seluruh anak memiliki akses yang sama terhadap pendidikan.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa pendidikan dasar dan menengah harus gratis serta berkualitas.

Ia juga meminta agar tidak ada diskriminasi dalam akses pendidikan. Kebijakan ini mencakup seluruh anak tanpa melihat latar belakang ekonomi, jenis kelamin, maupun kondisi disabilitas.

Menurutnya, semua peserta didik berhak mendapatkan proses pembelajaran yang relevan, adil, dan efektif.

SPMB 2026 Jadi Sorotan Pengawasan Ketat

Selanjutnya, perhatian pemerintah tertuju pada pelaksanaan SPMB 2026/2027. Pemerintah menilai proses ini menjadi titik penting dalam menjaga integritas dunia pendidikan.

Karena itu, Gubernur Lampung menginstruksikan pengawasan ketat di seluruh tahapan penerimaan siswa baru.

Ia menegaskan bahwa proses SPMB harus berjalan transparan, adil, dan bebas dari penyalahgunaan wewenang.

“Saya mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara untuk mencegah dan memberantas praktik suap serta gratifikasi dalam seluruh tahapan SPMB,” tegas Gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menjadikan SPMB sebagai ruang praktik korupsi atau konflik kepentingan.

Jadwal Resmi SPMB SMA/SMK Lampung 2026

Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan jadwal pelaksanaan SPMB SMA dan SMK tahun ajaran 2026/2027.

BACA JUGA :  Puncak Arus Balik H+3, 39.729 Unit Kendaraan telah kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera

Pertama, pendaftaran SMAN Unggul dimulai pada 2 Juni 2026.

Kemudian, SMAN Reguler dan SMK akan melaksanakan pendaftaran secara serentak pada 15 hingga 19 Juni 2026.

Selanjutnya, sistem penerimaan akan menggunakan empat jalur utama. Jalur tersebut meliputi zonasi atau domisili, afirmasi, perpindahan tugas orang tua atau mutasi, serta jalur prestasi.

Harapan untuk Pendidikan yang Bersih dan Adil

Pemerintah Provinsi Lampung berharap seluruh proses SPMB 2026 dapat berjalan lancar dan tertib.

Selain itu, pemerintah juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga integritas sistem pendidikan.

Dengan demikian, Lampung dapat mewujudkan sistem pendidikan yang lebih transparan, inklusif, dan berkeadilan bagi generasi penerus bangsa.***