SMP dan SMA Xaverius Pahoman tampil kreatif dalam Opera Komedi Samadi (OKS) untuk mendukung renovasi Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang melalui seni, budaya, dan solidaritas umat.
KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG -— SMP dan SMA Xaverius Pahoman berpartisipasi aktif dalam penggalangan dana untuk renovasi Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang melalui Opera Komedi Samadi (OKS). Selain itu, kegiatan ini digelar secara luring dan daring di Pusat Pastoral Samadi, Keuskupan Agung Jakarta, sehingga menjangkau umat dari berbagai daerah.
Oleh karena itu, partisipasi siswa dan umat menjadi energi positif bagi seluruh rangkaian acara.
Suasana Semarak dan Penuh Energi
Sejak awal, suasana terasa semarak. Rombongan umat mengumandangkan yel-yel untuk menyambut Romo Yus di studio OKS, sehingga tercipta energi positif yang membangkitkan semangat seluruh peserta.
Acara dipandu oleh Romo Yus bersama tim OKS. Selain itu, romo dari Keuskupan Agung Jakarta dan Keuskupan Tanjungkarang juga tampil di atas panggung, menambah variasi kegiatan yang memadukan hiburan, refleksi, dan kebersamaan.
Dengan demikian, tema Kisah Di Balik Panggilan Hidup menjadi inspirasi bagi penonton yang hadir secara langsung maupun melalui live streaming.
Solidaritas Umat Lampung Semakin Kuat
Acara semakin meriah karena hadir 250 umat dari Lampung, yang datang menggunakan lima bus dan beberapa kendaraan pribadi. Selain itu, partisipasi mereka menunjukkan solidaritas nyata umat dalam mendukung renovasi Gereja Katedral.
Oleh karena itu, semangat persaudaraan semakin terasa kuat di antara para peserta.
Penampilan Kreatif Siswa Xaverius
SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menampilkan storytelling bertema budaya Lampung yang dibawakan oleh Audre. Selain itu, penampilan ini memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada khalayak luas sekaligus menghibur.
Sementara itu, siswa-siswi SMA Xaverius memukau penonton melalui paduan suara harmonis. Dengan penghayatan yang mendalam, mereka menghadirkan suasana khidmat yang meninggalkan kesan tak terlupakan.

Apresiasi Romo Yus dan Sekolah
Romo Yus memberikan apresiasi atas keterlibatan berbagai pihak. “Kebersamaan umat mampu menghadirkan karya nyata. Dukungan melalui kehadiran dan partisipasi aktif menjadi kekuatan besar untuk mewujudkan renovasi Gereja Katedral,” ujarnya.
Gracia Gesta, perwakilan sekolah, menambahkan, “Kegiatan ini bukan sekadar pentas seni. Selain itu, kegiatan ini menjadi proses pembelajaran nilai kebersamaan, pelayanan, dan kepedulian sosial bagi para siswa.”
Siswa Bangga Ikut Berkontribusi
Salah satu siswa menyatakan, “Kami merasa bangga bisa ambil bagian. Selain itu, kami dapat menampilkan bakat sekaligus berkontribusi untuk tujuan yang baik.”
Dengan demikian, OKS menjadi sarana penggalangan dana sekaligus ruang bagi generasi muda mengekspresikan kreativitas dalam suasana positif dan bermakna.
Dukungan Terus Mengalir untuk Renovasi Gereja
Melalui kegiatan ini, dukungan umat terhadap renovasi Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang semakin menguat. Selain itu, acara ini memperkuat kolaborasi antara sekolah, umat, dan komunitas gereja dalam membangun solidaritas, kreativitas, dan kepedulian sosial.***
Penulis: Ign Adi Kurniawan
Editor: F. Joko Winarno






