Juru kunci Gua Matu Pesisir Barat menceritakan pengalaman mistis terkait penerimaan pusaka seperti keris, tombak, cambuk, dan Al-Qur’an Stambul.
KRAKATOA.ID, PESISIR BARAT — Juru kunci Gua Matu, Makmur Hakim (70), kembali mengisahkan pengalaman mistis yang ia alami selama menjaga lokasi tersebut. Selain itu, ia mengaku menerima sejumlah benda pusaka yang menurutnya berasal dari leluhur.
“Ini ada bukti ada benda dititipkan dari dari poyang-poyang sama bapak. Ini ada tombak, ini keris, dan cambuk,” ujar Makmur saat ditemui Krakatoa.id, Sabtu (11/4/2026).
Makmur Menerima Pusaka Secara Langsung
Selanjutnya, Makmur menjelaskan bahwa ia menerima beberapa benda pusaka secara langsung. Ia menyebut benda itu berupa tombak, keris, dan cambuk.
Selain itu, ia mengaku mendatangi lokasi pada malam hari setelah mendapatkan “panggilan”.
“Saya datang malam hari, kemudian melakukan serah terima. Bahkan saya menerima tiga benda sekaligus,” katanya.
Di sisi lain, ia juga menerima Al-Qur’an Stambul pada tahun 2025.
“Al-Qur’an Stambul ini asli. Oleh karena itu saya tidak membeli dan tidak merekayasa,” ujarnya.

Kronologi Penyerahan Pusaka
Kemudian, Makmur menjelaskan bahwa sebagian peristiwa berlangsung pada awal tahun 2019. Ia menyebut proses serah terima pusaka terjadi pada malam Jumat, 2 Maret 2019.
Sementara itu, ia menerima Al-Qur’an Stambul pada tahun 2025. Dengan demikian, ia menyimpan semua benda tersebut di kawasan Gua Matu.
“Saya menyimpan semua benda itu di sini untuk menjaga Gua Matu,” katanya.
Pesan Juru Kunci untuk Pengunjung
Selain itu, Makmur menegaskan bahwa ia hanya menjaga Gua Matu, bukan memilikinya. Ia bersama keluarganya menjaga lokasi tersebut.
Kemudian, ia mengingatkan pengunjung agar menjaga sikap saat berada di lokasi.
“Saya hanya menjaga tempat ini. Oleh karena itu, ini milik Allah, bukan milik saya,” ujarnya.
Dengan demikian, ia berharap pengunjung tidak bersikap sombong atau merusak suasana di kawasan tersebut.
Lokasi Gua Matu di Pesisir Barat
Gua Matu berada di Pekon Way Sindi, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Selain itu, masyarakat setempat menganggap lokasi ini sebagai destinasi alam yang juga memiliki cerita mistis.
Cerita Mistis yang Masih Hidup di Masyarakat
Hingga kini, masyarakat masih membicarakan cerita mistis di Gua Matu. Oleh karena itu, kisah ini terus berkembang di kalangan pengunjung dan warga sekitar.
Selain itu, cerita tersebut juga menambah daya tarik kawasan wisata alam ini.***






