Itera Bidik Kolaborasi dengan USM, Perkuat Jejaring Akademik Global

KRAKATOA.ID, MALAYSIA — Institut Teknologi Sumatera (Itera) terus memperluas jejaring internasional. Kali ini, Itera menjajaki kerja sama dengan Universiti Sains Malaysia (USM).

Kerja sama tersebut menyasar bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi. Itera juga ingin memperkuat rekognisi sebagai perguruan tinggi di tingkat global.

Rektor Itera, Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., melakukan penjajakan saat menghadiri International Conference of Natural Product 2026.

USM bersama Malaysian Natural Product Society menggelar konferensi tersebut pada 30 September hingga 2 Oktober 2026.

Dalam konferensi itu, Prof. Elfahmi tampil sebagai salah satu narasumber. Ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertemu dengan pimpinan USM.

Pertemuan itu membahas peluang kerja sama antara Itera dan USM. Kedua pihak membicarakan sejumlah bidang yang dapat mereka kembangkan bersama.

Itera dan USM Bahas Pendidikan hingga Hilirisasi Riset

Prof. Elfahmi bertemu Deputy Vice Chancellor USM bidang Penelitian, Riset, dan Inovasi, Prof. Habibah.

Dekan Teknologi Industri dan Ketua Panitia International Conference of Natural Product 2026 juga menghadiri pertemuan tersebut.

Kedua pihak membahas peluang kolaborasi dalam bidang tridarma perguruan tinggi. Bidang itu mencakup pendidikan, penelitian, dan hilirisasi produk hasil riset.

Menurut Prof. Elfahmi, perguruan tinggi luar negeri dapat membuka peluang baru bagi Itera. Kolaborasi juga dapat memperluas jejaring akademik dan riset.

Itera juga ingin mempelajari strategi pengembangan perguruan tinggi yang telah memperoleh rekognisi internasional.

Prof. Elfahmi menyebut USM sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Malaysia. USM menempati peringkat 132 dunia, menurut data pemeringkatan yang dirujuk Itera.

Rektor Itera Perluas Jejaring ke Universiti Malaya

Prof. Elfahmi tidak hanya bertemu dengan pimpinan USM. Ia juga berdiskusi dengan sejumlah profesor dari perguruan tinggi lain di Malaysia.

BACA JUGA :  Lampung Tawarkan Diri sebagai Laboratorium Inovasi Nasional

Salah satu akademisi yang ditemuinya berasal dari Universiti Malaya (UM). Pertemuan itu menjadi bagian dari strategi Itera memperluas jejaring akademik.

Itera berharap komunikasi tersebut membuka peluang kolaborasi baru. Kampus juga ingin mempelajari pengalaman perguruan tinggi Malaysia dalam membangun rekognisi global.

“Dari pertemuan-pertemuan dengan perguruan tinggi di Malaysia, semoga Itera dapat memanfaatkan kolaborasi yang terbangun, dan mengambil pelajaran bagaimana Itera bisa mengikuti jejak perguruan tinggi tersebut,” ujar Prof. Elfahmi.

Itera Perkuat Target Rekognisi Internasional

Prof. Elfahmi mengatakan Itera membutuhkan jejaring internasional untuk memperkuat kapasitas institusi.

Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi dan institusi luar negeri dapat mendukung pengembangan Itera.

Kolaborasi tersebut juga membantu Itera memperkenalkan kampus di tingkat global. Itera ingin membangun rekognisi internasional melalui kerja sama akademik dan riset.

“Upaya ini merupakan salah satu bentuk untuk mempercepat tercapainya visi Itera menjadi perguruan tinggi yang unggul dan terus berkembang,” kata Prof. Elfahmi.

Ia menilai pertemuan dengan perguruan tinggi, institusi, dan industri luar negeri dapat memperluas jaringan Itera.

Jejaring tersebut juga dapat membuka peluang baru bagi sivitas akademika. Mahasiswa, dosen, dan peneliti Itera dapat terhubung dengan komunitas akademik global.

Itera dan USM Siapkan MoU Kerja Sama

Itera berharap penjajakan dengan USM menghasilkan kerja sama yang konkret. Kedua kampus akan fokus pada pendidikan, penelitian, dan inovasi.

Kerja sama internasional juga dapat membuka akses terhadap pengetahuan dan pengalaman baru. Sivitas akademika Itera juga berpeluang memperluas jejaring akademik global.

“Semoga kegiatan ini dimudahkan dan tentunya bermanfaat bagi Itera dalam mencapai visi dan misinya sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, adaptif, dan direkognisi, bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” ujar Prof. Elfahmi.

Itera dan USM kini menyiapkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kedua kampus menargetkan penandatanganan tersebut berlangsung dalam waktu dekat.

BACA JUGA :  Siswa-siswi SMA Xaverius Bandarlampung Ikuti Acara Pengenalan Ilmu Geologi Oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi ITERA

Setelah MoU, Itera dan USM akan menyusun Memorandum of Agreement (MoA). Dokumen tersebut akan mengatur kerja sama antara fakultas atau unit akademik kedua kampus.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Itera membangun kerja sama internasional. Itera juga ingin memperluas kontribusinya dalam pendidikan, riset, dan inovasi di tingkat global.***