KRAKATOA.ID, LAMPUNG BARAT – Fenomena hujan es melanda hampir sebagian wilayah Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, Minggu (1/11/2026) sore. Peristiwa yang berlangsung sekitar 15 menit sejak pukul 15.45 WIB tersebut menarik perhatian masyarakat setempat.
Baca juga : https://krakatoa.id/2026/11/01/hujan-es-balikbukit-lampung-barat/
Menanggapi fenomena hujan es di Lampung Barat, BMKG Lampung menjelaskan bahwa pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang intens dapat memicu terbentuknya butiran es di atmosfer.
Forecaster BMKG Lampung Iqbal Arief Pangestu menyampaikan penjelasan tersebut saat menjawab konfirmasi Krakatoa.id pada Minggu malam (1/11/2026).
“Terkait fenomena hujan es yang terjadi di Lampung Barat, secara meteorologis, fenomena hujan es dapat terjadi akibat pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang cukup intens. Awan ini memiliki arus udara naik (updraft) yang kuat sehingga membawa butiran air ke lapisan atmosfer dengan suhu di bawah titik beku. Butiran air tersebut kemudian membeku dan mengalami proses di dalam awan hingga akhirnya jatuh ke permukaan bumi sebagai hujan es,” jelas BMKG Lampung.
BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es di Balik Bukit Lampung Barat
BMKG Lampung menerangkan bahwa kondisi atmosfer yang tidak stabil menjadi salah satu faktor utama pendukung pertumbuhan awan konvektif.
Ketersediaan uap air yang cukup serta kondisi topografi wilayah Lampung Barat juga dapat memperkuat proses pembentukan awan Cumulonimbus.
Awan tersebut memiliki arus udara naik yang kuat. Arus ini membawa butiran air menuju lapisan atmosfer bersuhu sangat dingin hingga membentuk kristal atau butiran es. Ketika butiran es mencapai ukuran dan berat tertentu, gravitasi mendorongnya jatuh ke permukaan bumi sebagai hujan es.
BMKG menjelaskan bahwa fenomena hujan es umumnya berlangsung singkat dan hanya meliputi wilayah yang relatif terbatas. Karena itu, satu kawasan dapat mengalami hujan es, sementara wilayah lain di sekitarnya belum tentu mengalami fenomena serupa.
Selain hujan es, pertumbuhan awan Cumulonimbus juga berpotensi memicu hujan lebat, petir, dan angin kencang. Kondisi tersebut menuntut masyarakat untuk lebih memperhatikan perubahan cuaca di lingkungan masing-masing.
BMKG Imbau Warga Lampung Barat Waspadai Cuaca Ekstrem
BMKG Lampung mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tetapi meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Warga yang menghadapi hujan es sebaiknya segera mencari perlindungan di dalam bangunan yang kokoh. Masyarakat juga perlu menghentikan aktivitas di ruang terbuka selama fenomena tersebut berlangsung.
Ketika hujan deras disertai petir dan angin kencang, warga harus menjauhi pohon besar, papan reklame, serta jaringan listrik. Langkah ini penting untuk menghindari risiko tertimpa benda, tersambar petir, maupun terkena dampak angin kencang.
BMKG juga meminta masyarakat rutin memantau perkembangan prakiraan cuaca dan informasi peringatan dini melalui kanal komunikasi resminya.
Masyarakat dapat mengakses informasi tersebut melalui beberapa saluran berikut:
- Website resmi: https://lampung.bmkg.go.id
- Instagram dan Facebook: BMKG Lampung
- Aplikasi InfoBMKG.
Awan Cumulonimbus Berpotensi Picu Hujan Es dan Angin Kencang
Fenomena hujan es di Lampung Barat berkaitan dengan proses pertumbuhan awan konvektif yang sangat kuat. Salah satu jenis awan yang berperan dalam proses tersebut ialah Cumulonimbus.
Awan Cumulonimbus dapat berkembang secara vertikal hingga mencapai lapisan atmosfer dengan suhu di bawah titik beku. Di dalam awan, arus udara naik membawa butiran air ke lapisan dingin sehingga membentuk partikel es.
Arus udara di dalam awan juga dapat mempertahankan pergerakan butiran es sebelum akhirnya gravitasi menjatuhkannya ke permukaan bumi.
Proses tersebut menjelaskan mengapa hujan es dapat muncul secara tiba-tiba dan berlangsung dalam waktu relatif singkat. Meski demikian, masyarakat tidak boleh menganggap remeh fenomena ini karena awan Cumulonimbus juga dapat menghasilkan hujan lebat, petir, dan angin kencang.
Kondisi atmosfer yang tidak stabil dapat berkembang dengan cepat. Oleh karena itu, masyarakat perlu memperhatikan informasi cuaca dan mengutamakan keselamatan ketika menghadapi perubahan cuaca ekstrem.
Fenomena hujan es yang melanda Kecamatan Balik Bukit menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika cuaca di wilayah Lampung Barat.
BMKG Lampung mengajak masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan segera mencari tempat berlindung ketika hujan es, petir, atau angin kencang terjadi.
Dengan memahami penyebab hujan es dan mengenali potensi bahaya cuaca ekstrem, masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi untuk melindungi diri dan keluarga. ***






