Pemuda Katolik Amankan Upacara Melasti di Lampung Tengah, Perkuat Toleransi

KRAKATOA.ID, LAMPUNG TENGAH – Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang (KOMAC) Selagai Lingga dan Pubian ikut mengamankan upacara Melasti.

Kegiatan umat Hindu itu berlangsung di Pura Segara, Kampung Nyukang Harjo. Lokasinya berada di Kecamatan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah.

Upacara tersebut berlangsung pada Sabtu, 24 Maret 2025. Lebih dari seribu umat Hindu mengikuti kegiatan itu.

Selain itu, Pemuda Katolik membantu menjaga keamanan. Ansor dan Banser juga ikut mengamankan jalannya upacara.

Pemuda Katolik Dorong Kerukunan Antarumat Beragama

Ketua Pemuda Katolik KOMAC Selagai Lingga, Dominikus Hengu Arpanto, menekankan pentingnya kebersamaan. Menurutnya, toleransi menjadi kunci menjaga kerukunan.

“Kami dari Pemuda Katolik bersama kawan-kawan dari Ansor, Banser, dan lainnya memiliki semangat yang sama. Kami ingin membangun kerukunan antarumat beragama. Kami juga ingin memperkuat solidaritas dan toleransi,” ujarnya.

Karena itu, Dominikus berharap kerukunan terus terjaga. Ia ingin semangat tersebut berkembang di Selagai Lingga dan Pubian.

DPRD Lampung Tengah Apresiasi Toleransi

Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Purheri Sumardiyanto, turut menghadiri upacara Melasti. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kerukunan warga.

“Saya sangat berkesan dengan kebersamaan yang terjalin dalam acara Melasti ini. Semoga kita bisa terus menjaga kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Purheri mengajak masyarakat menjaga toleransi. Ia meminta warga menghormati perbedaan agama, suku, dan ras.

Kebersamaan dalam upacara Melasti menjadi contoh kehidupan yang rukun. Dengan demikian, masyarakat dapat terus memperkuat persatuan.

Pemuda Katolik Tegaskan Nilai Tri Prasetya

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung, Falentinus Andi, turut memberikan apresiasi.

Ia menilai semangat toleransi dalam upacara Melasti sejalan dengan Tri Prasetya Pemuda Katolik. Prinsip tersebut menekankan persatuan, kekeluargaan, dan toleransi.

BACA JUGA :  Pencarian Memasuki Hari Ke-3, Tim SAR Gabungan Dibagi Menjadi 6 SRU dan 6 Sektor Pencarian

“Sebagai kader Pemuda Katolik, kami berjanji untuk mengutamakan persatuan, kekeluargaan, dan toleransi,” katanya.

Menurut Falentinus, kader Pemuda Katolik telah menerapkan nilai tersebut. Kader KOMAC Selagai Lingga dan Pubian menunjukkan komitmen melalui pengamanan upacara.

Oleh karena itu, Falentinus berharap kerukunan terus berkembang. Ia juga ingin semangat tersebut menginspirasi masyarakat luas.

Tokoh Lintas Agama Hadiri Upacara Melasti

Selain Pemuda Katolik, sejumlah pihak turut menghadiri kegiatan tersebut. Mereka antara lain Koramil Kecamatan Padang Ratu, Camat Selagai Lingga, dan Kepala Kampung Nyukang Harjo.

Sejumlah tokoh masyarakat juga hadir. Pembina dan Pemasehat Pemuda Katolik Selagai Lingga termasuk di antaranya.

Kemudian, Paguyuban Ibu-Ibu Katolik dan Ibu-Ibu Muslimah ikut hadir. GP Ansor, Banser, serta Pecalang juga mendukung kegiatan tersebut.

Kehadiran berbagai kelompok memperkuat suasana kebersamaan. Bahkan, keterlibatan mereka menunjukkan kuatnya toleransi antarumat beragama.

Melasti Jadi Momentum Perkuat Toleransi

Upacara Melasti bukan sekadar bagian dari rangkaian Hari Raya Nyepi. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarumat beragama.

Keterlibatan Pemuda Katolik menunjukkan semangat gotong royong. Ansor, Banser, dan Pecalang juga ikut menjaga kegiatan tersebut.

Pada akhirnya, kebersamaan itu menjadi contoh nyata toleransi di Lampung Tengah. Semangat tersebut penting untuk terus dijaga.

Dengan kerja sama lintas agama, masyarakat Selagai Lingga dan Pubian dapat memperkuat kerukunan. Persatuan pun dapat tumbuh melalui kegiatan sosial dan keagamaan.***