Strategi Unik BI dan Pemprov Lampung: Jinakkan Inflasi dan Pacu QRIS Lewat Tren Olahraga Populer

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memilih jalur tidak biasa untuk memperluas literasi keuangan digital. Saat ini, mereka memanfaatkan gelombang tren olahraga populer anak muda sebagai senjata utama perluasan ekosistem non-tunai daerah. Melalui strategi gaya hidup sehat ini, otoritas moneter optimis bisa mempercepat transformasi ekonomi digital sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Mengenai hal itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka langsung rangkaian kompetisi SIGER Sport 2026 di The Canopy Lampung pada Minggu (19/7/2026). Ia menegaskan bahwa pendekatan populis melalui ajang olahraga rekreasi jauh lebih efektif menyentuh kesadaran publik. Terbukti, integrasi program ini langsung mendongkrak volume transaksi digital di tingkat akar rumput secara signifikan. Berdasarkan catatan resmi, grafik transaksi QRIS per Mei 2026 sukses melonjak sebesar 9 persen.

Olahraga Padel dan Bola Basket Jadi Magnet Milenial Masuk Ekosistem Digital

Lalu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Bimo Epyanto memaparkan alasan pemilihan cabang olahraga dalam agenda tahun ini. Pihak Bank Indonesia sengaja menghadirkan kompetisi Padel, turnamen Bola Basket 3×3, hingga kompetisi E-Sport yang sedang digandrungi Gen Z. Sebagai pembuka acara, turnamen Padel langsung menyedot antusiasme tinggi dengan keterlibatan total hingga 300 peserta aktif.

“Tujuan utama kami adalah membangun user experience atau pengalaman langsung masyarakat dalam menggunakan transaksi non-tunai,” jelas Kepala Perwakilan BI Lampung Bimo Epyanto, Minggu.

Sementara itu, panitia juga menyebarkan lokasi pertandingan ke sejumlah wilayah strategis di luar ibu kota provinsi. Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dan Kota Metro mendapat kesempatan menjadi tuan rumah babak penyisihan bola basket. Selanjutnya, seluruh rangkaian kompetisi olahraga tematik ini akan berakhir dengan kegiatan lari massal bertajuk Siger Run.

BACA JUGA :  Mengasah Karakter Proaktif Siswa Kelas XII SMA Xaverius Pringsewu melalui Retret

Dongkrak Omzet UMKM Lewat Kewajiban Transaksi Non-Tunai di Lapangan

Berikutnya, kolaborasi lintas instansi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan budaya hidup sehat masyarakat saja. Pihak Bank Indonesia secara otomatis mewajibkan seluruh tenan UMKM di lokasi acara menggunakan kode QRIS. Para penonton dan atlet harus melakukan pemindaian ponsel pintar saat membeli makanan, minuman, maupun cenderamata mata. Langkah taktis ini terbukti ampuh menggerakkan roda perekonomian lokal dan membantu pengendalian inflasi daerah.

“Setiap tantangan akan menjadi peluang jika kolaborasi tetap menjadi cara kita bekerja. Melalui SIGER Sport ini, kita menyatukan semangat kebersamaan,” tegas Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

Kemudian, Gubernur meminta seluruh jajaran pemerintah kabupaten dan kota untuk terus merawat optimisme ekonomi digital ini. Kesimpulannya, perpaduan promosi gaya hidup kekinian dan kebijakan pro-pertumbuhan terbukti sukses mempermudah aktivitas transaksi harian warga.***