Kasus Arisan Bodong Pesawaran Viral, Anggota DPRD Sarwoko Minta Warga Lebih Waspada

PESAWARAN, KRAKATOA.ID — Viralnya dugaan kasus arisan dan investasi bodong di Kabupaten Pesawaran menarik perhatian Ir. Sarwoko. Saat ini, anggota DPRD Kabupaten Pesawaran dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut mengimbau warga agar ekstra waspada. Oleh karena itu, masyarakat perlu memperketat pertimbangan sebelum menyerahkan dana pada arisan berimbalan tinggi.

Mengenai hal itu, informasi yang beredar mencatat sedikitnya 93 orang mengalami kerugian finansial. Bahkan, Sarwoko memperkirakan sejumlah korban berasal dari daerah pemilihannya.

Sarwoko Nilai Warga Mudah Tergiur Keuntungan Instan

Lalu, politisi PDIP tersebut menyoroti dampak negatif dari pesatnya perkembangan teknologi digital. Akibatnya, kemudahan akses informasi justru membuat sebagian warga tergiur janji keuntungan besar dalam waktu singkat.

“Perkembangan teknologi semakin canggih, namun jangan sampai masyarakat tergiur keuntungan instan,” ujar Sarwoko saat dihubungi Krakatoa.id pada Selasa (21/7/2026).

Berikutnya, Sarwoko mengungkap modus pelaku yang kerap menggunakan arisan sebagai kedok investasi ilegal. Sebab, para penyelenggara menawarkan hasil melimpah guna memikat calon peserta yang kurang rasional.

“Jika sejak awal penyelenggara memiliki niat tidak baik, praktik arisan bodong sangat mungkin terjadi,” tambahnya.

Dorong Literasi Keuangan

Selanjutnya, Sarwoko mengajak warga memeriksa legalitas resmi penyelenggara investasi sebelum mentransfer dana. Selain itu, setiap lembaga keuangan wajib mengantongi izin resmi dari otoritas negara yang berwenang. Sebab, langkah antisipasi tersebut harus berjalan seiring dengan peningkatan literasi keuangan di kalangan masyarakat.

“Saya menghimbau agar masyarakat hati-hati dan kenali betul jika mau investasi atau arisan atau apapun bentuk usaha yang akan dilakukan apakah perusahaan penyelengara secara hukum sudah terdaftar secara resmi di pemerintah,” tutupnya.***

BACA JUGA :  Kasus Investasi Bodong di Pesawaran Viral, Wanda Arista Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan