Lubi.co Bandar Lampung, Kafe Inklusif Tempat Ngopi Sambil Belajar Bahasa Isyarat

BANDAR LAMPUNG, KRAKATOA.ID – Lubi.co feat Kopi Kolonial menghadirkan pengalaman berbeda bagi pencinta kopi di Bandar Lampung. Pengunjung bisa menikmati kopi, mencicipi makanan, sekaligus belajar bahasa isyarat saat berinteraksi dengan teman tuli yang bekerja di kafe tersebut.

Kafe inklusif ini berada di Jalan P. Tirtayasa No. 200, Sukabumi, Kota Bandar Lampung. Lubi.co memadukan konsep kafe, pemberdayaan teman difabel, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Manajer Lubi.co feat Kopi Kolonial, Christ Theo Imanuel, mengatakan nama Lubi.co memiliki makna “luar biasa community”. Sementara itu, Kopi Kolonial menjadi mitra Lubi.co dalam pengelolaan bagian kopi.

“Lubiko artinya luar biasa community. Featnya (featuring: kolaborasi) Kopi Kolonial karena kita bermitra dengan Kopi Kolonial. Jadi kerjasama di bagian kopinya,” kata Theo saat ditemui Krakatoa.id, Rabu (26/8/2026).

Theo mengatakan Lubi.co sudah berdiri sejak 2023. Kemudian, Lubi.co mulai berkolaborasi dengan Kopi Kolonial pada Agustus 2026.

Ngopi Sambil Belajar Bahasa Isyarat

Lubi.co tidak sekadar mengajak pengunjung menikmati kopi. Kafe ini juga membuka ruang interaksi antara pengunjung dan teman tuli.

Theo menyebut pengalaman tersebut sebagai salah satu daya tarik utama Lubi.co. Pengunjung dapat belajar bahasa isyarat secara langsung ketika berkomunikasi dengan pekerja teman tuli.

“Daya tarik di sini adalah pertama itu kita di sini nggak hanya minum kopi, tapi kita bisa belajar bahasa isyarat. Karena yang bekerja di sini anak-anak difable semua,” ujar Theo.

Lubi.co saat ini memiliki tiga pekerja teman tuli, yakni Ale, Sani, dan Adi. Selain itu, tim Lubi.co juga terdiri dari Kak End, Kak Anggi yang sedang menjalani magang, serta Iqbal.

Kehadiran mereka membuat aktivitas komunikasi di dalam kafe terasa berbeda. Pengunjung tidak hanya datang untuk membeli makanan dan minuman, tetapi juga bisa mengenal lebih dekat dunia teman tuli.

BACA JUGA :  Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Handphone di Warung Pecel Lele Teh Dian Kedamaian Bandarlampung

Bawa Konsep Upcycling dan Cafe Garden

Lubi.co juga menggabungkan konsep Upcycling plus Cafe Garden. Konsep tersebut menjadi bagian dari identitas kafe sekaligus menciptakan suasana yang menarik bagi pengunjung.

Theo menjelaskan, upcycling berfokus pada upaya meningkatkan nilai barang atau material yang sebelumnya dianggap sebagai sampah.

“Kalau Upcycling itu kita tidak mengurai sampah tapi kita menambah nilai. Sampah ini menjadi lebih bernilai. Kemudian kita juga banyak menanam tanaman,” jelasnya.

Konsep tersebut membuat suasana kafe terasa lebih hijau. Banyak tanaman menghiasi area Lubi.co sehingga pengunjung bisa menikmati kopi sambil bersantai di lingkungan yang berbeda dari kafe pada umumnya.

Theo mengatakan banyak pengunjung datang karena menyukai suasana atau vibes Lubi.co. Mahasiswa menjadi salah satu kelompok pengunjung yang paling sering datang, terutama pada akhir pekan.

“Rame weekend Sabtu Minggu. Kebanyakan mahasiswa, biasanya jam sore ke malam,” katanya.

Menikmati vibes Lubi.co Bandar Lampung dengan suasana hijau, konsep upcycling, dan ruang interaksi inklusif bersama teman tuli.

Kopi Setara Jadi Menu Favorit

Lubi.co feat Kopi Kolonial menyediakan beragam pilihan kopi. Beberapa di antaranya yakni Americano Orange, Mango Americano, dan Kopi Setara.

Theo menyebut Kopi Setara sebagai salah satu menu bestseller. Minuman tersebut merupakan kopi susu aren.

“Kopi Setara itu kopi susu aren,” ujarnya.

Untuk makanan berat, pengunjung banyak memilih ayam sambal mata. Sementara itu, mixed platter menjadi pilihan untuk menu camilan.

Lubi.co juga menawarkan harga yang relatif terjangkau. Pengunjung bisa menikmati teh manis mulai Rp8.000.

Americano Robusta tersedia dengan harga Rp15.000, sedangkan Kopi Setara atau kopi susu aren seharga Rp18.000.

Untuk makanan, Lubi.co menyediakan Mie Setara mulai Rp15.000. Kafe ini juga memiliki menu sandwich terbaru dengan harga Rp20.000.

Jam Buka Lubi.co Bandar Lampung

Lubi.co membuka pintunya mulai siang hingga malam pada hari kerja. Kafe ini beroperasi pukul 12.00 sampai 22.00 WIB pada weekdays.

BACA JUGA :  134 Mahasiswa Unila Ikuti Pengambilan Sumpah PMPAP

Saat weekend, pengunjung bisa datang lebih pagi. Lubi.co buka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB pada Sabtu dan Minggu.

Theo berharap masyarakat dan mahasiswa tidak hanya melihat Lubi.co sebagai tempat nongkrong. Ia ingin setiap transaksi di kafe tersebut ikut memberikan dampak bagi teman-teman difabel yang bekerja di sana.

“Kita akan menjual kualitas. Jadi kita berharap juga kepada masyarakat atau mahasiswa, ketika mereka membeli di sini mereka merasakan berdampak kepada anak-anak yang ada di sini,” pungkas Theo.***