KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG — Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Lampung menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) pada 18–20 November 2022.
Dalam kegiatan tersebut, panitia mengundang seluruh pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang se-Provinsi Lampung. Selain itu, panitia memilih Bandar Lampung sebagai lokasi kegiatan.
Rapimda kali ini mengusung tema “Akselerasi Pemuda Katolik dalam Penguatan Ekonomi dan Memperkokoh Moderasi Beragama untuk Lampung Berjaya”.
Melalui tema tersebut, Pemuda Katolik Lampung ingin memperkuat peran organisasi dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, organisasi mendorong pembangunan yang mengedepankan nilai-nilai keagamaan.
Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung Marcus Budi Santoso menjelaskan tujuan kegiatan tersebut. Menurutnya, organisasi perlu memperkuat konsolidasi internal melalui musyawarah mufakat.
“Hal ini untuk menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan di tengah masyarakat dan bangsa,” kata Marcus dalam keterangan tertulis, Jumat (18/11/2022).
Lebih lanjut, Marcus menekankan pentingnya penguatan ekonomi daerah dan toleransi antarumat beragama.
“Khususnya dalam penguatan ekonomi daerah memperkokoh rasa toleransi,” ujarnya.
Rapimda Bahas Kebijakan dan Program Organisasi
Selain memperkuat konsolidasi internal, Rapimda membahas sejumlah agenda strategis organisasi. Pertama, para peserta akan menyusun dan menetapkan kebijakan untuk mendukung perkembangan organisasi.
Selanjutnya, mereka akan merumuskan sikap organisasi terhadap berbagai isu strategis. Mereka juga akan membahas persoalan kontekstual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tidak hanya itu, Rapimda menjadi forum bagi pengurus untuk mengoordinasikan program kerja Pemuda Katolik se-Komda Lampung. Dalam hal ini, organisasi memprioritaskan kaderisasi dan distribusi kader.
Dengan demikian, Rapimda diharapkan memperkuat koordinasi antarkader sekaligus menyelaraskan arah kebijakan organisasi.
Seminar dan Dialog Tingkatkan Kapasitas Kader
Sementara itu, Ketua Panitia Rapimda Pemuda Katolik Lampung Vincensius Soma Ferrer menjelaskan agenda pendukung kegiatan. Panitia menggelar seminar dan dialog untuk meningkatkan kapasitas para kader.
Salah satu agenda tersebut ialah Seminar Kebangsaan bertema “Pemuda Bergerak, Membangun Ekonomi dalam Bingkai Toleransi”.
Dalam seminar tersebut, panitia menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan. Mereka berasal dari Gereja Katolik, pemerintah, kalangan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi pemuda Katolik.
“Seminar tersebut akan diisi oleh beberapa narasumber. Secara komprehensif, narasumber yang dilibatkan mencakup elemen Gereja Katolik, pemerintah, beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat serta dari organ pemuda Katolik,” kata Vincensius.
Selain seminar dan dialog, panitia juga memberikan materi penguatan iman Katolik. Di samping itu, panitia membekali kader dengan pemahaman mengenai kepemiluan.
Materi tersebut membantu kader mempersiapkan diri menghadapi Pemilu dan Pemilukada 2024. Melalui pembekalan ini, para kader dapat memahami proses demokrasi dengan lebih baik.
Pada akhirnya, rangkaian Rapimda ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader. Dengan bekal tersebut, Pemuda Katolik Lampung dapat memperkuat kontribusinya bagi masyarakat, terutama dalam pembangunan ekonomi dan penguatan moderasi beragama.***






