KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG -— Wakil Gubernur Lampung sekaligus Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan peran strategis Pramuka sebagai motor penggerak pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan ketahanan daerah.
Penegasan itu disampaikan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Lampung Tahun 2026 di Aula Graha Bakti Pramuka Kwarda Lampung, Selasa (12/5/2026).
Rakerda tahun ini mengusung tema “Solid Bergerak, Nyata Berdampak” yang menekankan pentingnya kolaborasi dan hasil nyata dari setiap program Gerakan Pramuka di Lampung.
Pramuka Diminta Lebih Adaptif Hadapi Tantangan Zaman
Dalam sambutannya, Jihan Nurlela mendorong Gerakan Pramuka untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman.
Ia menekankan bahwa Pramuka harus melahirkan program yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Selain itu, ia meminta forum Rakerda menjadi ruang diskusi yang aktif untuk memperkuat arah organisasi.
“Melalui Rapat Kerja Daerah ini, saya berharap lahir program-program yang inovatif, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman,” ujar Jihan.
Menurutnya, Pramuka harus bergerak lebih cepat agar tetap relevan di tengah perubahan sosial dan teknologi.
Pramuka Lampung Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Lebih lanjut, Jihan menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menjelaskan bahwa Pramuka ikut membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, berakhlak, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Selain itu, ia menilai Pramuka tidak dapat berjalan sendiri sehingga perlu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Kolaborasi tersebut mencakup sektor pendidikan, sosial, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.
“Gerakan Pramuka menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tegasnya.
Soliditas Organisasi Jadi Kunci Utama
Jihan juga menyoroti pentingnya soliditas internal organisasi.
Ia meminta seluruh unsur Pramuka, mulai dari kwartir, majelis pembimbing, hingga gugus depan, memperkuat koordinasi.
Menurutnya, kerja sama yang solid akan mempercepat pelaksanaan program kerja di lapangan.
Selain itu, ia menekankan bahwa setiap program harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Lampung Siapkan Kontingen Jambore Nasional 2026
Dalam kesempatan tersebut, Jihan juga membahas persiapan kontingen Lampung menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Cibubur.
Kegiatan nasional itu akan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026.
Ia meminta seluruh jajaran Pramuka Lampung mempersiapkan peserta secara maksimal.
Persiapan tersebut mencakup pembinaan keterampilan, penguatan mental, dan peningkatan disiplin.
Dengan persiapan yang matang, ia berharap kontingen Lampung mampu berprestasi di tingkat nasional.
Pramuka dan BNN Perkuat Pencegahan Narkoba
Selain itu, Jihan mengapresiasi kerja sama antara Kwarda Pramuka Lampung dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung.
Kolaborasi ini fokus pada pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
Ia menilai kerja sama tersebut penting untuk membentuk kader Pramuka yang peduli terhadap bahaya narkoba.
Dengan demikian, Pramuka dapat berperan aktif sebagai pelopor hidup sehat di masyarakat.
Pramuka Didorong Dukung Ketahanan Pangan
Jihan juga menyoroti tantangan global yang berdampak pada kondisi ekonomi nasional.
Ia menegaskan bahwa Pramuka harus ikut mendukung program prioritas pemerintah, terutama ketahanan pangan.
Menurutnya, tantangan saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga ekonomi dan perdagangan global.
“Hari ini perang bukan hanya perang senjata, tetapi juga perang dagang yang bermuara pada kesulitan ekonomi,” tegasnya.
Karena itu, ia meminta seluruh Kwartir Cabang dan Gugus Depan mengaktifkan program Pramuka di bidang ketahanan pangan.***






