Siger Run 2026 Jadi Momentum Digitalisasi, QRIS Lampung Tembus 916 Ribu Merchant

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Ribuan masyarakat meramaikan Siger Run 2026 di Lampung City Mall, Minggu (13/9/2026).

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung menggelar ajang tersebut sebagai puncak Siger Fest 2026. Selain olahraga, rangkaian acara ini juga mengangkat edukasi keuangan digital dan pemberdayaan UMKM.

Menurut Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Bimo Epyanto, digitalisasi ekonomi terus berkembang di Lampung. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan penggunaan QRIS.

Hingga Juli 2026, jumlah merchant QRIS di Lampung mencapai 916.000 merchant. Sementara itu, nilai transaksi QRIS menembus Rp2,36 triliun.

Tidak hanya itu, volume transaksi QRIS mencapai 26,4 juta transaksi. Dengan demikian, angka tersebut menunjukkan semakin luasnya penggunaan pembayaran digital di Lampung.

916 Ribu Merchant Jadi Modal Ekonomi Digital

Bimo melihat pertumbuhan merchant QRIS sebagai modal penting bagi Lampung. Karena itu, BI terus mendorong perluasan manfaat pembayaran digital.

“Kita perlu terus menjaga dan memperluas capaian tersebut agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan semakin mudah dan semakin banyak masyarakat yang menikmatinya,” ujar Bimo.

Di sisi lain, perkembangan teknologi keuangan membutuhkan literasi yang kuat. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memahami cara bertransaksi secara aman.

“Digitalisasi bukan sekadar soal fasih menggunakan teknologi keuangan, tetapi juga bijak bertransaksi dengan aman dan terlindungi di tengah perkembangan ekonomi dan keuangan digital,” katanya.

Atas dasar itu, BI Lampung terus memperkuat edukasi keuangan digital. Siger Fest kemudian menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan edukasi kepada masyarakat.

Siger Run Satukan Olahraga dan Ekonomi Digital

Lebih dari 2.500 peserta mengikuti Siger Run 2026. Bahkan, catatan terakhir menunjukkan jumlah peserta mencapai sekitar 3.000 orang.

Untuk lomba tersebut, panitia membuka kategori 5K dan 10K. Dengan demikian, peserta dapat memilih jarak sesuai kemampuan masing-masing.

BACA JUGA :  Imigrasi Kotabumi Deportasi Tiga Warga Negara Asing Karena Langgar Undang-Undang

Bimo melihat antusiasme peserta sebagai gambaran semangat masyarakat Lampung. Menurutnya, semangat tersebut juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Selain mengajak masyarakat berolahraga, Siger Run membawa pesan tentang literasi digital. Pada saat yang sama, peserta mendapat pengalaman mengenai perkembangan transaksi digital.

Melalui konsep tersebut, Siger Fest menyampaikan dua pesan utama. Masyarakat perlu menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan pemahaman teknologi.

50 UMKM Ramaikan Festival Kuliner

Pelaku UMKM mendapat ruang khusus dalam Siger Fest 2026. Untuk mendukung sektor usaha, BI Lampung menghadirkan 50 UMKM melalui festival kuliner.

Sekitar 6.000 pengunjung datang ke festival tersebut. Selain itu, nilai transaksi mencapai lebih dari Rp300 juta.

Capaian tersebut menunjukkan potensi ekonomi dari kegiatan masyarakat. Dengan adanya festival itu, pelaku UMKM mendapat peluang promosi dan peningkatan penjualan.

Di samping itu, pembayaran digital ikut mendukung transaksi UMKM. QRIS membuat proses pembayaran menjadi lebih praktis bagi penjual dan pembeli.

Bimo mengapresiasi seluruh mitra yang mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan Siger Fest.

“Ini tentu menjadi capaian yang membanggakan dan tidak terlepas dari sinergi seluruh mitra yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian Siger Fest 2026,” kata Bimo.

Smart BRT ITERA Gunakan QRIS Tap

BI Lampung juga memperkenalkan inovasi pembayaran transportasi. Salah satunya, BI menghadirkan layanan Smart BRT ITERA dengan QRIS Tap.

Teknologi tersebut memanfaatkan Near Field Communication (NFC). Melalui sistem ini, pengguna dapat membayar transportasi dengan perangkat yang mendukung NFC.

Pada tahap awal, Smart BRT ITERA melayani rute Kampus ITERA hingga Mall Boemi Kedaton. Selanjutnya, layanan tersebut dapat memperluas pemanfaatan pembayaran digital.

Selain itu, masyarakat dapat melihat penerapan teknologi tersebut secara langsung. Kehadiran QRIS Tap menunjukkan perkembangan sistem pembayaran di Lampung.

BACA JUGA :  Pemerataan Jadi Fokus, Musrenbang Way Khilau Dorong Distribusi Pembangunan yang Lebih Adil

Gubernur Mirza Dorong Digitalisasi Merata

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi pelaksanaan Siger Fest 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut membawa pesan penting tentang literasi ekonomi.

Mirza juga menyoroti pentingnya transformasi digital. Namun, ia mengingatkan masyarakat agar menggunakan teknologi secara aman dan bijak.

“Transformasi digital tidak cukup hanya dengan menyediakan teknologi. Yang lebih penting adalah memastikan seluruh masyarakat memahami bagaimana menggunakan dan memperoleh manfaat dari teknologi tersebut secara aman dan bijak,” tegas Mirza.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong digitalisasi daerah. Fokusnya mencakup pembayaran digital, literasi masyarakat, dan penguatan UMKM.

Di sisi lain, Mirza ingin manfaat digitalisasi menjangkau seluruh wilayah Lampung. Masyarakat kota maupun desa harus mendapat kesempatan yang sama.

“Teknologi bukanlah tujuan. Teknologi adalah alat untuk membuka kesempatan yang lebih luas dalam mempercepat pelayanan, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang manfaatnya harus dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Gubernur.

Siger Fest Libatkan 10 Ribu Pengunjung

Sekitar 10.000 pengunjung mengikuti rangkaian Siger Fest 2026. Selama acara berlangsung, berbagai kegiatan menarik perhatian masyarakat.

Festival kuliner menjadi salah satu daya tarik utama. Selain itu, panitia menggelar berbagai perlombaan untuk masyarakat.

Edukasi teknologi digital turut mengisi rangkaian acara. Dalam kegiatan tersebut, panitia membahas pemanfaatan teknologi dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Bimo mengatakan Siger Fest 2026 menjadi bagian dari Lampung Begawi 2026. Selanjutnya, agenda tersebut akan berlangsung pada 18–20 September 2026.

Penampilan Project Pop turut memeriahkan Siger Run 2026. Bahkan, grup musik tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta.

Pada akhirnya, Siger Run 2026 menjadi lebih dari sekadar ajang olahraga. Kegiatan tersebut mempertemukan olahraga, UMKM, dan ekonomi digital dalam satu rangkaian.

BACA JUGA :  Peringatan Hari Santri Nasional di Jatiagung, Cawagub dr. Jihan Nurlela Berharap Santri Semakin Adaptif

Dengan capaian 916 ribu merchant QRIS, Lampung memiliki modal besar untuk mengembangkan ekonomi digital. Ke depan, pemerintah dan pelaku usaha perlu memperluas penggunaan teknologi secara aman dan merata.***