Tim SAR Kerahkan 4 SRU Cari Bocah Tenggelam di Teluk Betung

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG — Tim SAR Gabungan mengerahkan empat SAR Rescue Unit (SRU) untuk mencari Alfian (6), bocah yang tenggelam di Perairan Teluk Betung. Pada Minggu (28/1/2024), petugas memasuki hari ketiga operasi dengan menyisir sejumlah pantai dan pulau serta melakukan pencarian melalui penyelaman.

Tim SAR Bagi Empat SRU untuk Sisir Perairan

Pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan menggelar briefing dan membagi wilayah pencarian sesuai rencana operasi hari ketiga.

SRU I mengoperasikan RIB 01 Basarnas Lampung untuk menyisir perairan dari Pulau Condong hingga Pulau Bule. Di wilayah lain, SRU II menggunakan perahu karet Basarnas Lampung untuk mencari korban dari Pantai Mutun hingga Pulau Tangkil.

Selanjutnya, SRU III mengoperasikan perahu karet BPBD dan menyisir perairan sekitar lokasi kejadian hingga Pulau Kubur. Adapun SRU IV menggunakan perahu karet BPBD 2 untuk mencari korban dari Pantai Kunyit hingga Pelabuhan Pelindo Panjang.

Selain menyisir perairan, Tim SAR Gabungan berkoordinasi dengan VTS Panjang. Mereka meminta petugas menyebarkan informasi pencarian melalui siaran radio Marine Channel 16 kepada awak perahu dan kapal yang melintas.

Keluarga Korban Ikut Menyisir Perairan

Memasuki pukul 13.30 WIB, SRU III mengajak keluarga korban menyisir perairan sekitar Pantai Kunyit, Sukaraja. Pada saat bersamaan, SRU II mencari korban dari Pantai Mutun hingga Pulau Tegal Mas.

Kemudian, pukul 14.15 WIB, SRU I bersama keluarga korban menyisir perairan dari lokasi kejadian hingga Pantai Sebalang.

Hujan sempat menghambat operasi pencarian. Untuk menghindari cuaca buruk, SRU II menepi ke Pulau Tangkil dan berlindung sejenak sebelum kembali mencari korban.

Tim Selam Sisir Lima Titik di Kedalaman 2–5 Meter

Pada pukul 15.46 WIB, SRU IV menurunkan tim selam untuk mencari korban di sekitar lokasi kejadian. Para penyelam menjangkau kedalaman 2–5 meter dengan jarak pandang sekitar 0,5 meter.

BACA JUGA :  Pemprov Lampung Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Lapangan Korpri

Dalam operasi tersebut, tim menyisir lima titik dengan jarak sapuan 20 meter pada setiap titik. Namun, para penyelam belum menemukan korban.

Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian

Hingga pukul 17.10 WIB, Tim SAR Gabungan terus mencari Alfian melalui penyisiran dan penyelaman. Meski telah mengerahkan empat SRU, petugas belum menemukan korban.

Setelah mengevaluasi hasil operasi, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk menghentikan pencarian sementara. Petugas berencana melanjutkan operasi pada Senin (29/1/2024) pagi.

Basarnas Lampung Laporkan Hasil Operasi

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Lampung, Didit Permana, melaporkan perkembangan pencarian hari ketiga kepada Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansah.

Dalam laporannya, Didit menjelaskan bahwa tim telah membagi personel menjadi empat SRU dan mengerahkan penyelam ke titik yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya korban. Namun, seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga pukul 17.10 WIB.

“Pencarian hari ke-3 sudah diupayakan dengan membagi menjadi 4 SRU. Upaya penyelaman juga telah dilakukan di titik diduga korban tenggelam. Namun hingga pukul 17.10 WIB hasil pencarian masih nihil,” kata Didit.***