Direktur RSUDAM Bantah Klaim Rokok Rempah untuk Terapi: “Itu Hanya Strategi Dagang”

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG -— Isu mengenai manfaat rokok rempah yang diklaim dapat digunakan untuk terapi kesehatan atau pengobatan penyakit tertentu kembali mencuat di tengah masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung. Sejumlah produk yang beredar mengklaim bahwa rokok rempah yang mengandung bahan-bahan herbal memiliki manfaat kesehatan, bahkan disebut sebagai alternatif terapi.

Namun, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), dr. Imam Ghozali, secara tegas membantah anggapan tersebut. Saat dikonfirmasi oleh Krakatoa.id usai peluncuran Klinik Berhenti Merokok RSUDAM, Jumat (9/8/2025), dr. Imam menilai klaim tersebut tidak berdasar dan menyesatkan.

“Ya sama aja, yang namanya rokok apapun bentuknya — mau dia rempah, mau dia vape, mau dia apa — tetap saja itu zat adiktif yang dihisap melalui hidung, masuk ke paru-paru,” tegas dr. Imam.

Lebih lanjut, ia menanggapi secara kritis klaim bahwa rokok rempah bisa digunakan untuk terapi penyakit tertentu.

“Ada yang menganggap itu buat terapi untuk penyakit tertentu — ya enggak ada. Enggak adalah yang namanya rokok buat terapi, itu hanya strategi dagang,” ujarnya.

Pernyataan ini disampaikan di sela-sela acara peluncuran Klinik Berhenti Merokok RSUDAM yang menjadi bagian dari layanan baru rumah sakit dalam rangka HUT ke-41 RSUDAM dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Klinik tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya perokok aktif dan pasif, dalam menghentikan kebiasaan merokok melalui pendekatan medis dan edukasi. Menurut dr. Imam, langkah ini penting karena kesadaran masyarakat terhadap bahaya rokok masih rendah, terutama dengan munculnya produk-produk yang diklaim “lebih sehat”.

“Kalau memang untuk kesehatan, ya bukan dengan cara menghisap. Semua bentuk rokok itu berisiko, tidak ada yang aman, termasuk yang diberi embel-embel herbal atau rempah-rempah,” tegasnya lagi.***

BACA JUGA :  HUT ke-41 RSUDAM, Wagub Lampung Resmikan Klinik Berhenti Merokok dan Layanan Inovatif Lainnya