Siswa SMA Xaverius Bandar Lampung Wakili Pasukan 17 Pengibar Bendera Kota Bandar Lampung

KRAKATOA.ID, BANDAR LAMPUNG -— SMA Xaverius Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mengirimkan satu siswanya sebagai perwakilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Bandar Lampung pada Upacara Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, 17 Agustus 2025.

Jesika Erina Habeahan, siswi kelas XI-2, terpilih menjadi anggota Pasukan 17 yang bertugas mengibarkan bendera pusaka di tingkat kota. Seleksi ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari 47 SMA se-Kota Bandar Lampung.

Ketertarikan Jesika terhadap dunia Paskibra dimulai sejak memasuki jenjang SMA. Tahun sebelumnya, ia juga telah menjadi anggota Pasukan 17 di lingkungan sekolahnya. Semangat dan dedikasi Jesika terlihat dari keaktifannya mengikuti ekstrakurikuler Paskibra yang menjadi wadah pengembangan kemampuannya.

Melalui proses seleksi yang ketat, Jesika berhasil lolos sebagai perwakilan sekolah dan akhirnya terpilih di tingkat kota. “Saya tidak menyangka bisa lolos. Usaha dan kerja keras saya akhirnya membuahkan hasil,” ujar Jesika.

Perjuangan Jesika tidak berhenti setelah terpilih. Ia menjalani latihan mandiri sejak bulan Juni hingga Juli di Lapangan Kantor Wali Kota Bandar Lampung. Setelah itu, ia mengikuti pelatihan intensif di asrama yang berlokasi di Hotel Syariah GS Lampung Culture, Desa Bahagia, Bandar Lampung.

“Awalnya saya sempat cemas karena harus tinggal di asrama dan beradaptasi dengan teman-teman baru. Tapi ternyata semua saling mendukung. Pamong dan pelatih pun memberikan perhatian penuh, sehingga latihan dua minggu terasa menyenangkan,” ungkapnya.

Menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka HUT ke-80 RI di tingkat Kota Bandar Lampung merupakan pengalaman berharga bagi Jesika. “Ini momen yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya bangga bisa membawa nama baik sekolah,” tambahnya.***

BACA JUGA :  Live In SMA Xaverius Bandar Lampung 2025 #Part 3: Siswa-siswi SMA Xaverius Mengajar di SD Yos Sudarso Ringin Harjo, Lampung Tengah

Kontributor: Dewi Kristiani
Editor : F. Joko Winarno