KRAKATOA.ID, BANDARLAMPUNG – Suasana hari pertama Ramadan di Universitas Lampung (Unila) terasa semarak dengan digelarnya festival kuliner “Jelajah Rasa”, Kamis (19/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di area Shuttle Bus Unila ini resmi dibuka pukul 14.30 WIB dan akan digelar sepanjang bulan Ramadan.
Sejak sore hari, kawasan festival tampak dipadati pengunjung. Sebanyak 80 stan kuliner berjajar menawarkan beragam pilihan makanan berbuka puasa, mulai dari aneka takjil manis hingga gorengan dan menu berat. Keramaian tersebut menciptakan suasana hangat dan meriah menjelang waktu berbuka.
Festival kuliner “Jelajah Rasa” merupakan program Badan Pengelola Usaha (BPU) Unila yang bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Danantara. Kegiatan ini menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menghadirkan alternatif pilihan kuliner bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.
Tidak hanya pelaku UMKM eksternal, mahasiswa Unila juga diberi kesempatan untuk membuka stan kuliner. Dengan melampirkan surat izin dari fakultas masing-masing, mahasiswa dapat berpartisipasi dan menjadikan festival ini sebagai ruang belajar berwirausaha secara langsung.
Antusiasme pengunjung terlihat jelas pada hari pertama pelaksanaan. Mika, mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2025, mengaku sengaja datang untuk menikmati suasana berbuka puasa yang berbeda di awal Ramadan.
“Ini hari pertama puasa, jadi ingin berbuka dengan sesuatu yang baru. Pas sekali di Shuttle Unila ada bazar,” ujarnya.
Menurutnya, festival ini sangat membantu mahasiswa karena menyediakan banyak pilihan makanan berbuka dalam satu lokasi yang mudah dijangkau.
Keramaian pengunjung sejak awal pembukaan juga dirasakan para pedagang. Samsudin, salah satu pelaku UMKM peserta festival, menyampaikan rasa syukurnya atas respons positif masyarakat.
“Pengunjung hari ini ramai, baru pertama buka sudah banyak yang beli. Kami sebagai UMKM merasa sangat terbantu dan senang dengan program yang dikelola Unila ini,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar agar UMKM memiliki ruang untuk berjualan dan berkembang di lingkungan kampus.
Melalui festival “Jelajah Rasa”, Unila menunjukkan komitmennya menghadirkan ruang yang inklusif dan produktif bagi sivitas akademika, masyarakat, serta pelaku UMKM. Selain menghadirkan semarak Ramadan di lingkungan kampus, kegiatan ini juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi dan penguatan kebersamaan, sejalan dengan peran Unila sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya.***






